Iklan

 


Redaksi Flores Editorial
22 Jan 2021, 17.28 WIB
Covid-19

Tak Taati Protokol Kesehatan, Kasus Covid-19 di Kota Kupang Meningkat

 
Ilustrasi (pixabay.com)

Kupang, Floreseditorial.com – Akibat banyaknya pasien isolasi mandiri yang tidak mentaati protokol kesehatan dengan baik, angka penyebaran covid-19 di Kota Kupang semakin meningkat.


Demikian disampaikan Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Nusa Tenggara Timur NTT, dr. Yudith Marieta Kota, Jumat (22/1/2021).

 

Yudith mengatakan, meningkatnya kasus positif covid-19 di Kota Kupang karena gagalnya pelaksanaan isolasi mandiri, tanpa kontrol atau pengawasan yang ketat dari petugas medis.


“Di tempat praktik saya yang sedari pagi itu, sekitar sepuluh orang, sore sekitar 25-an orang, sehari itu rata-rata lima orang yang swab antigen-nya positif, dan mereka isolasi mandiri itu bisa jalan-jalan datang beli obat lagi,” tuturnya.


Ia menyampaikan, mereka yang melakukan isolasi mandiri, seharusnya tetap di rumah menjalani isolasi dan tidak boleh keluar rumah. 


"Pemerintah seharusnya menjadi koordinator dan melibatkan semua pihak, seperti LSM, Gereja, Relawan dalam menyediakan tempat isolasi terpusat, agar ada pengawasan yang lebih ketat selama masa perawatan, sehingga meminimalisir penularan baru," tukas dr. Yudith.



Berdasarkan Data Satgas Covid-19 Kota Kupang, Kamis (21/1/2021), tercatat sebanyak 1.658 pasien positif covid-19, dengan rincian dalam masa perawatan sebanyak 1.039 orang, 564 orang dinyatakan sembuh dan 55 orang meninggal dunia.


Sementara sebaran kasus berdasarkan kecamatan di wilayah tersebut yakni, Kecamatan Alak 156 orang, Kelapa Lima 149 orang, Kota Lama 129 orang, Kota Raja 138 orang, Maulafa 221 orang, dan Oebobo 246 orang.