Iklan

Rian Laka
7 Jan 2021, 10.17 WIB
Politik

Tarik Ulur Kursi Wabup Ende, Golkar NasDem Masih Berebut

 

Foto: Ilustrasi (net)

Ende, Floreseditorial.com - Terkait kosongnya kursi Wakil Bupati (Wabup) Ende, Bupati Ende, Djafar Achmad, melalui surat ketiganya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende, meminta Pimpinan tujuh Partai Koalisi segera menentukan dan mengirimkan dua nama, agar proses pemilihan Wabup Ende segera terlaksana.


Menanggapi surat tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Ende, Fransiskus Taso, kepada media ini, Rabu (6/1/2021), menyatakan, secara kelembagaan, DPRD Ende telah melakukan rapat internal guna membahas dan menyiapkan berbagai kelengkapan, termasuk persiapan penentuan Panitia Pemilihan Wabup Ende.


Ia mengatakan, rapat internal yang dijalankan, terkait komunikasi persuatif dengan Ketua Komisi I, berserta Ketua-ketua Fraksi di DPRD Ende, dalam mempersiapkan kelengkapan untuk menyukseskan proses Pemilihan Umum Wabub Ende di Lembaga DPRD Ende.


Namun diakuinya, pihaknya masih mengalami kendala dalam melaksanakan proses tersebut. Sebab, dua nama yang diusulkan Partai Golkar belum mengerucut. 


“Kalau Partai Golkar masih bertahan dengan dua nama, maka proses akan lamban. Tapi kalau sudah mengerucut ke satu nama, maka proses akan bisa berjalan sesuai yang kita harapkan,” ucap Feri Taso.


Ia menjelaskan, surat ketiga Bupati Ende itu ditujukan kepada seluruh Partai Koalisi, untuk menentukan dua nama. Jika nama-nama tersebut sudah ditentukan, maka proses akan segera berjalan.


"Ya, memang dalam SK Partai Golkar menentukan dua nama. Tetapi tidak serta merta mereka mengusungkan dua nama ke Partai Koalisi. Karena itu sangat tidak elok," kata Feri Taso.


Sementara itu, Ketua Partai Golkar, Hery Wadhi, saat ditemui floreseditorial.com, mengatakan, terkait dua nama yang diusulkan, hingga saat ini, dari semua Partai Koalisi yang sudah memberikan rekomendasi, dari Hirarki Partai Golkar yakni, Hery Wadhi dan Domi Mere. Sedangkan calon-calon yang disebutkan itu, belum ada rekomendasi dari Hirarki Partai masing-masing.


“Kalau mau proses hari, tentunya yang siap itu Partai Golkar dengan dua nama. Meskipun dalam diskusi-diskusi, Partai Golkar tahu bahwa ada nama-nama yang sudah muncul dikalangan Partai koalisi. Seperti Pak Erik dan beberapa nama lainnya,” terangnya.


Ia mengatakan, Partai Golkar diminta mengerucut ke satu nama. Pihaknya harus membangun komunikasi dengan Hirarki Partai Golkar, baik ditingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) maupun Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk memutuskan hal itu. 


"Saya tidak bisa sendiri untuk memutuskan satu nama. Karena memang harus diputuskan dari Hirarki Partai Golkar. Menyangkut imbauan dari Pimpinan DPRD Ende, akan tetap menjadi perhatian kami untuk segera kami komunikasikan dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I, nantinya," tutur Hery Wadhi.


Ia menginformasikan, hingga saat ini, belum ada instruksi resmi dari Hirarki Partai Golkar, bahwasannya Golkar sudah mengerucut ke satu nama, karena belum ada instruksi resmi.


Dilain pihak, Ketua Fraksi NasDem, Oni Rega, mengatakan, Partai NasDem telah menyiapkan figur kandidat Calon Wabup Ende.


Ditingkat DPD Partai NasDem, telah menyiapkan kader yang secara penilaian sangat layak mendampingi Bupati Ende, Djafar Achmad, dan pihaknya sudah lakukan konfirmasi ditingkat DPW dan DPP Partai NasDem.


Pihaknya akan melakukan silahturahmi dengan Partai Koalisi, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap perubahan di daerah, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap jalannya rotasi pembangunan di daerah Kabupaten Ende.