Advertisement

Ignasius Tulus
14 Jan 2021, 23.26 WIB
HukrimNews

Tidak Ditahan, Kejati NTT ‘Ikat’ Bupati Manggarai Barat

 

Agustinis Ch. Dula, Bupati Manggarai Barat (Foto:Humas Pemkab Manggarai Barat)


Kupang, Floreseditorial.com -
Bupati Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Ch. Dula, ditetapkan sebagai tersangka sengketa tanah di Labuan Bajo, Mabar.


Bupati Dula, ditetapkan sebagai tersangka bersama 15 orang lainnya, termasuk mantan Calon Wakil Bupati Mabar, Andi Rizki Nur Cahya, dan mantan Bakal Calon Bupati Mabar, Muhammad Achyar, pada Kamis (14/1/2021).


Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), NTT, Yulianto mengatakan, dari 16 orang tersangka yang ditetapkan, sebanyak 13 orang sudah ditahan. Sementara tiga orang lainnya, termasuk Bupati Dula, belum ditahan.


Ia mengatakan, Bupati Dula, tidak ditahan karena pihaknya tunduk dan patuh terhadap rezim perizinan. Ia menjelaskan, penegakan hukum tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang melanggar hukum.


“Per hari ini juga, kami sudah mengirimkan surat berjenjang ke Kejaksaan Agung (Kejagung), untuk diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Semoga tidak begitu lama,” ujar Yulianto.


Ia menambahkan, meski Bupati Mabar itu belum ditahan karena harus menunggu izin Kemendagri, Yulianto mengatakan, pihaknya sudah ‘mengikat’ Bupati Mabar sejak ditetapakan sebagai tersangka.


“Kita sudah mengeluarkan surat pencekalan kepada Bupati Mabar,” ujarnya.


Ia menjelaskan, dua orang lainnya yang belum ditahan selain Bupati Mabar yakni, VS dan A alis U. VS, belum ditahan karena terkonfirmasi positif covid-19. Sementara A alias U, hingga saat ini belum tertangkap meski sudah ditetapkan sebagai tersangka.


Informasi yang diperoleh floreseditorial.com, A alias U, saat ini sedang berada di suatu tempat dan saat ini Tim Kejati NTT sedang berusaha melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan.