Iklan

 


Ignasius Tulus
26 Jan 2021, 22.35 WIB
Hukrim

Warga Minta Kejari Manggarai Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Bangka Kantar

Ilustrasi (net)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Kepala Desa (Kades) Bangka Kantar, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Silverius Mediator Rawan, diduga menggelapkan dana desa yang bergulir di desa tersebut sejak tahun 2017 lalu.


Pasalnya, berdasarkan pengakuan salah satu warga Bangka Kantar, NA, selama masa kepemimpinan, Silverius, proyek desa yang dikerjakan di desa tersebut dilakukan secara tertutup tanpa mempertimbangkan hak publik untuk memperoleh informasi, perihal besarnya dana desa di desa tersebut.


“Tidak pernah dipajangkan melalui baliho terkait penggunaan anggaran dana desa.

Sangat tertutup. Tidak pernah pasang papan informasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes),” ujar NA kepada floreseditorial.com, Selasa (26/1/2021) sore.


NA menambahkan, selain tidak dipasangnya papan informasi penggunaan dana desa, terdapat pula beberapa item proyek tahun anggaran 2019 yang hingga kini belum dikerjakan.


“Ada deker tahun 2019 belum dikerjakan. Saya menduga ada indikasi korupsi yang dilakukan Kepala Desa dan aparatnya,” tambanya lagi.


Untuk mengungkapkan hal tersebut, kata NA, sebagai warga Bangka Kantar, dirinya berharap pihak Kajaksaan Negeri (Kejari) Manggarai mengusut tuntas penggunaan anggaran di Desa Bangka Kantar, khususnya selama pandemi covid-19 ini.


“Kiranya pihak Kejari Manggarai turun tangan mengusut semua ini,” pinta NA.


Sementara itu, warga lain yang tidak mau namanya dimediakan menduga, Pemerintah Desa (Pemdes) Bangka Kantar membuat laporan fiktif, sehingga tidak pernah diperiksa oleh pihak berwajib.


Menurut warga, dana desa yang begitu banyak mengalir di setiap desa, termasuk dana desa di Bangka Kantar, seharusnya perlu pengawasan ketat dari pihak terkait.


Hingga berita ini diturunkan, Kades Bangka Kantar belum berhasil dikonfirmasi perihal aduan warga dan terkait proyek deker tahun 2019 yang belum dikerjakan.