Advertisement

 


Ignasius Tulus
8 Jan 2021, 17.22 WIB
News

Waspada Longsor di Jalan Trans Flores

 

Longsong yang terjadi di Jalan Trans Flores, tepatnya di Golo Mongkok, Desa Waru Mori, Kecamatan Rana Mese, Jumat (8/1/2020). (Foto: Ignas Tulus)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa hari belakangan, sejumlah bencana longsor terjadi di mana-mana.


Sedikitnya, dari data yang dihimpun floreseditorial.com, bencana longsor di wilayah Kabupaten Matim terjadi di tiga tempat berbeda yakni, di Balus Desa Balus Permai, di Purak Desa Ngampang Mas dan yang terakhir informasi bencana longor datang dari Desa Golo Ndari, Kecamatan Poco Ranaka.


Tak berhenti di tiga tempat tersebut, kali ini, bencana longsor terjadi di Jalan Trans Flores, tepatnya di Golo Mongkok, Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Matim.


Berdasarkan pantauan floreseditorial.com, sebuah batu berukuran besar nyaris menutupi badan jalan. Tak hanya bantu besar tersebut, sejumlah material longsor lainnyan ikut menutupi separuh badan jalan.


Gonsa Agung, salah satu pengendara yang ditemui media ini di lokasi tersebut, menuturkan, hujan deras yang terjadi di Matim akhir-akhir ini berpotensi mengakibatkan longsor di berbagai tempat.


Ia meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Matim selalu siap siaga, menjemput informasi bencana longsor.


"BPBD Matim kiranya selalu siap. Akhir-akhir ini bencana longsor sering terjadi," pintanya, Jumat (8/1/2021) sore.


Mengenai batu berukuran besar itu, Gonsa Agung, meminta agar BPBD Matim segera mendatangkan alat berat untuk mengatasinya.


Hingga berita ini diturunkan, sejumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat harus mengantri. Pengendara terpaksa turun dari kendaraan untuk membersihkan material longsor yang bisa diatasi menggunakan tenaga manusia.