Iklan


 

Robert Nong Soni
14 Jan 2021, 12.20 WIB
News

Yayasan FREN Berikan Bantuan Pengembangan Wirausaha Bagi Orang Muda

 

Yayasan FREN Mitra ChildFund Internasional di Indonesia, menyerahkan bantuan Program Kewirausahaan bagi, Yusmidar Pateri (Duta Anak ChildFund) di Desa Watanhura 2. (Foto: Robet Nong Soni)

Flores Timur, Floreseditorial.com - Yayasan Flores Children Development (FREN), Mitra ChildFund Internasional di Indonesia, memberikan bantuan usaha perkiosan bagi anak berkebutuhan khusus (difabel) di Desa Watanhura 2, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (12/1/2021).


Koordinator Program Youth Development Yayasan FREN, Heryawan, dalam kesempatan penyerahan bantuan tersebut, mengatakan,  FREN melalui Program Pengembangan Orang Muda (Youth Development) memiliki dua model project yakni Youth  Forum (Forum Orang Muda/Karangtaruna) dan Pengembangan Usaha Orang Muda.


Heryawan, mengisahkan, salah satu anak difabel, Yusmidar, yang dibantu melalui Program Pengembangan Usaha Orang Muda, meski berkebutuhan khusus, Ia sangat ulet.


"Ketika masih di bangku Sekolah Dasar (SD), Ia (Yusmidar, red) pernah menjalani usaha jualan jajanan, dibantu Ibunya yang seorang single parent. Ia memiliki sebuah box jualan. Meski hanya sebuah box jualan yang isinya tidak banyak, tetapi selalu tekun dan ulet. Ini adalah tipe seorang wirausahawan,” kisah Hery.


Saat ini, Yusmidar, tinggal bersama Mama besar (Kakak kandung Ibunya), Siti Hasna Ahmad (65). Yusmidar, harus berpisah rumah dengan Ibunya, setelah Ibunya menikah lagi di pertengahan 2020 silam, dan tinggal di Pulau Adonara bersama Ayah tirinya.


Kondisi tersebut mengetuk nurani Yayasan FREN. Melalui Program Pengembangan Usaha Orang Muda, Yusmidar, mendapatkan bantuan usaha perkiosan. Ia menerima sedikitnya 100 lebih item barang jualan, termasuk sembako dan alat seperti timbangan dan rak jualan. Nilai bantuan yang Ia terima sebesar Rp 10 jutaan. Tidak hanya barang jualan, kios kecil tempat Yusmidar berjualan pun dibantu Yayasan FREN.



Sementara itu, Komandan Koramil 1624/05 Solor, Kapten infanteri John Anderson Repi, melalui Babinsa Koramil 1624/05 Solor, Koptu Hendrik Slamet, mengapresiasi Program ChildFund Internasional di Indonesia yang bermitra dengan Yayasan FREN. 


“Terima kasih ChildFund dan Yayasan FREN, program ini telah menyelamatkan orang muda dari pengangguran, khususnya kaum muda yang berkebutuhan khusus. Semoga Midar lebih berdaya dan mandiri. TNI akan selalu mendukung," ungkapnya.


Di lain pihak, Kepala Desa Watanhura 2, melalui Kepala Dusun 2, Amin Ahmad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ChildFund dan Yayasan FREN.  


“Kami Pemerintah Desa Watanhura 2 sangat mengapresiasi Program ChildFund dan Yayasan Masyarakat, kami diberdayakan untuk hidup lebih baik. Orang muda diberi kesempatan untuk berwirausaha, dan selalu didampingi lembaga ini sejak tahun 2003. Saya sendiri selaku Kepala Dusun 2, juga mantan anak dampingan Childfund. Kalau dulu, namanya Christian Children Fund (CCF). Lembaga ini sangat membantu masyarakat di desa ini, baik pendidikan maupun kesehatan. Kami berharap, Midar bisa lebih mandiri. Mohon dukungan dari semua masyarakat. Pemdes akan selalu bekerja sama mendukung Program Yayasan FREN dan ChildFund,” paparnya.


Untuk diketahui, Yayasan FREN Mitra ChildFund Indonesia, melayani masyarakat yang kurang mampu di 58 desa dan 11 kecamatan yang menyebar di tiga kabupaten di wilayah Flores yakni, Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka dan  Kabupaten FloresTimur.