Iklan

 


Valerius Isnoho
9 Feb 2021, 12.12 WIB
Covid-19

1.762 Nakes di Kabupaten Manggarai Telah Divaksin Covid-19

Jubir Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa. (Foto: Valerius Isnoho)


Manggarai, Floreseditorial.com - Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 terhadap Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengacu pada Surat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Nomor: SR 02.06/11/80/2021 tertanggal 8 Januari 2021 tentang Instruksi Vaksin dan Rencana Pelaksanaan, Sasaran Vaksinasi Covid-19 Untuk Kelompok Rentan Berusia 18 Hingga 59 Tahun.


Sebagaimana diketahui, Pemerintah Pusat melalui Departemen Kesehatan (Depkes) RI, mengalokasikan sebanyak 4.600 Vial Vaksin Covid-19 untuk Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai, pada Minggu (31/1/2021) lalu.


Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa, pada Selasa (9/2/2021), menyampaikan, Pemda Kabupaten Manggarai telah melaksanakan tahap pertama Vaksinasi Covid-19 pada Januari dan Februari 2021, kepada Nakes yang bekerja pada Fasilitas Kesehatan (Faskes) seperti, Puskesmas, Rumah Sakit, dan Klinik kesehatan Swasta. 


"Vaksinasi kepada masyarakat  umum akan dilakukan pada tahapan berikutnya. Adapun sasaran dan target Vaksinasi Covid-19 tahap pertama menurut Kemenkes RI adalah Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK). Sasaran Nakes yang akan mendapatkan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Manggarai sesuai data SDMK, berjumlah 2.785 orang Nakes,” ujar Moa.


Ia menyampaikan, Nakes yang telah mendapatkan vaksinasi berjumlah 1.762 orang, vaksinasi ditunda berjumlah 218 orang, tidak mendapat vaksinasi berjumlah 227 orang, dan menunggu jadwal vaksinasi berjumlah 1.023 orang.


"Ada beberapa alasan mengapa Nakes tidak divaksinasi atau ditunda pelaksanaannya, antara lain: Nakes yang sudah terpapar covid-19, Nakes yang terdapat kontra indikasi pemberian vaksinasi (Nakes tidak lulus tahapan skrining dengan 16 item pertanyaan). Nakes yang tertunda divaksinasi karena alasan sakit (sedang menderita hypertensi, batuk/flu). Jika masih diperpanjang waktu/jadwal pemberian vaksin dari Depkes RI, Nakes yang tertunda divaksinasi, apabila dinyatakan sehat, akan dijadwalkan divaksinasi minggu ini (menunggu petunjuk lebih lanjut dari Depkes RI),” papar Moa.


Rincian jumlah Nakes di Kabupaten Manggarai yang bekerja di beberapa Faskes, baik pemerintah dan swasta, antara lain Nakes yang bekerja di 23 Puskesmas, dua Rumah Sakit dan beberapa Klinik Kesehatan Swasta, yang telah mendapatkan vaksinasi sebagai berikut,


Puskesmas Anam 36 orang, Puskesmas Bangka Kenda 38 orang, Puskesmas Bea Mese 47 orang, Puskesmas Cancar 68 orang, Puskesmas Dintor 59 orang, Puskesmas Iteng 62 orang,Puskesmas Ketang 46 orang,Puskesmas Kota 65 orang,Puskesmas Langke Majok 51 orang, Puskesmas Lao 75 orang,Puskesmas Loce 43 orang,Puskesmas Nanu 31 orang,Puskesmas Narang 53 orang,Puskesmas Pagal 48 orang,Puskesmas Ponggeok 59 orang, Puskesmas Reo 76 orang,Puskesmas Timung 47 orang, Puskesmas Todo 48 orang, Puskesmas Wae Codi 66 orang, Puskesmas Wae kajong 53 orang, Puskesmas Waembeleng 61 orang, Puskesmas Wangko 41 orang, Puskesmas Watu Alo 51 orang, Dinas Kesehatan 63 orang, RSUD dr. Ben Mboi 289 orang, RS St. Rafael 73 orang, Pejabat Publik 12 orang, dan Klinik Swasta 101 orang.


"Vaksinator terlatih Nakes yang menyuntik vaksin sebanyak 143 orang, terdiri dari Dokter, Perawat, dan Bidan yang bekerja pada Faskes, baik di Puskesmas maupun di Rumah Sakit," ungkap Moa.


Sementara itu, Bupati Manggarai, Deno Kamelus, selaku Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Manggarai, mengapresiasi kinerja semua Nakes yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan program Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Manggarai. Apresiasi yang sama juga diberikan kepada TNI, Polri, Perangkat Daerah, ASN, Insan Pers dan semua pihak yang telah bahu membahu bekerja sekuat tenaga mengatasi pandemi covid-19 .