SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
231 Nakes di Matim Tidak Divaksin

Iklan

FEC Media
9 Feb 2021, 16.45 WIB
Covid-19

231 Nakes di Matim Tidak Divaksin

Ilustrasi (pixabay.com)



Manggarai Timur, Floreseditorial.com – Sebanyak 231 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak dapat divaksin lantaran dalam keadaan hamil, Ibu menyusui, memiliki penyakit hipertensi, diabetes melistus, alergi, asma dan TBC.


Hal itu disampaikan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Matim, Boni Hasudungan Siregar, kepada media, Selasa (9/2/2021) siang.


Selain itu, vaksinasi terhadap 138 Nakes lainnya ditunda pada tahap pertama, karena saat registrasi sebelum dilakukan vaksinasi, yang bersangkutan ada yang batuk, pilek, demam dan hipertensi ringan.


"Rencananya, nanti bagi Nakes yang ditunda vaksin, akan dilakukan vaksin secara bersamaan dengan vaksinasi tahap kedua," ungkap Boni


Ia menjelaskan, data Nakes yang teregistrasi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Kabupaten Matim sebanyak 1.516 orang, di mana yang divaksin pada tahap pertama sebanyak 1.147 Nakes. Vaksinasi untuk tiap orang dilaksanakan dua kali, dengan selisih waktu tahap satu dan tahap dua selama 14 hari.


“Pelaksanaan vaksinasi tahap pertama ditarget sudah selesai pada semua Puskesmas hari ini, Selasa (9/2/2021). Jumlah vaksin yang diterima sebanyak 2.920 vial,” jelas Sekda Boni.


Ia mengatakan, untuk tahap kedua, vaksinasi covid-19 dimulai pada Rabu (16/2/2021), dan direncakan selesai pada awal April 2021. Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi berikutnya, saat ini masih dalam tahap penganggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


“Data sementara, pelaksanaan vaksin tahap pertama bagi Nakes di Kabupaten Matim yakni, untuk data sasaran Nakes dari KPC-PEN sebanyak 1.445 orang. Data Nakes saat teregistrasi di Fasyankes sebanyak 1.516 orang, yang divaksin sebanyak 1.147 orang, yang tunda vaksin sebanyak 138 orang dan yang tidak divaksin sebanyak 231 orang Nakes,” papar Boni.


Ia menyampaikan, capaian Nakes yang divaksin covid-19 tahap pertama sampai tanggal 6 Februari 2021, sebanyak 1.147 orang atau mencapai 79%. Jumlah vaksin yang diterima untuk tahap pertama sebanyak 2.920, dengan jumlah vaksin yang dipakai sebanyak 1.147 dan pelaksanaan vaksin tahap pertama sampai dengan 9 Februari 2021.