Iklan

 


Valerius Isnoho
22 Feb 2021, 20.48 WIB
Hukrim

Baru Empat Hari Ditunjuk Sebagai PLH Bupati, Kini Fansi Jahang Diperiksa Kejari Manggarai

 
Plh. Bupati Kabupaten Manggarai, Jahang Fansi Aldus saat tiba di Kantor Kejari Manggarai. (Foto: Valerius Isnoho)


Manggarai, Floreseditorial.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai turut memeriksa, Plh. Bupati Manggarai, Jahang Fansi Aldus, dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Tambatan Perahu di Pota, Kecamatan Sambi Rampas dan Terminal Kembur di Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (22/2/2021).


Jahang, yang baru empat hari menjabat sebagai PLH Bupati Manggarai itu, tiba di Kejari Manggarai pada pukul 15.30 WITA.


Pantauan media ini, mantan Kepala Dinas Perbubungan (Kadishub) Kabupaten Matim itu diperiksa selama dua jam di Kantor Kejari Ruteng.


Kepala Kejari Manggarai, Yoni Pristiawan Artanto, melalui Jaksa Pemeriksa, Iwan Gustiawan, menjelaskan, Fansi Jahang, dimintai keterangan terkait dugaan penyimpangan proyek pembangunan Terminal Kembur dan Tambatan Perahu di Pota, Kabupaten Matim yang sampai saat ini tidak digunakan dan mubazir.


Sebelumnya, Kejari Manggarai melakukan pemeriksaan terhadap mantan Bupati Matim Periode 2008-2019, Yoseph Tote, pada Rabu (17/2/2021) lalu.


Pemanggilan terhadap mantan orang nomor satu di Kabupaten Matim itu, terkait dugaan korupsi proyek Tambatan Perahu di Pota, Kabupaten Matim dan sejumlah proyek bermasalah lainnya di kabupten tersebut, termasuk Terminal Kembur.