Iklan

 


Redaksi Flores Editorial
18 Feb 2021, 20.58 WIB
HeadlineHukrim

Bermodal Rp 2.000, Kakek 70 Tahun di Matim Cabuli Bocah Empat Tahun

Ilustrasi. (Net)




Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Diiming-imingi uang Rp 2.000, bocah usia 4 tahun dicabuli seorang Kakek, inisial LN (70), di kediamannya di Kampung Wereng, Desa Tengku Lawar, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT).


Informasi yang dihimpun media melalui pihak Kepolisian Sektor Lamba Leda, menjelasakan, kejadian itu bermula pada Sabtu (13/2/2021), saat korban sedang bermain bersama seorang temannya.


“Pada saat korban sedang bermain dengan temannya,  pelaku datang lalu memanggil korban, dan mengajak korban ke kerumah pelaku,” kata Kapolsek Lamba Leda, IPDA Stanis Jemadu, Kamis (18/2/2021).


Ia menjelaskan, saat korban sudah berada di dalam rumah, pelaku membuka celana korban dan menidurkan korban di lantai. Setelah itu, pelaku membuka celananya lalu menindih dan memeluk korban, sambil memasukkan alat vitalnya ke dalam kemaluan korban.


“Saat itu, korban merasa kesakitan, sehingga korban menangis. Namun pelaku membujuk korban dengan memberikan uang Rp 2.000," terangnya.


Usai pelaku melakukan perbuatan kejinya itu, pelaku mengajak korban keluar dari dalam rumah, dan menyuruh korban pulang kerumahnya.


Kasus ini terkuak saat korban bertemu dengan saudaranya, yang mempertanyakan perihal asal uang Rp 2.000 tersebut.


"Siapa yang kasi kau uang itu, lalu korban menjawab uang tersebut diberikan oleh, pelaku LN, setelah bersetubuh dengan korban. Dan saudaranya itu menceritakan pada orang tua mereka,” tambah IPDA Stanis.


Mengetahui kejadian tersebut, orang tua korban pun memanggil korban dan menanyakan perihal kebenaran kejadian itu.


“Berdasarkan cerita dari korban, orang tua korban lalu membawa korban ke rumah Petugas Medis saudari, untuk diperiksa. Dan setelah diperiksa, Petugas Medis mengarahkan orang tua korban untuk langsung ke Puskesmas Benteng Jawa, guna mendapatkan perawatan dari Dokter, karena korban mengalami luka pada bagian kemaluannya,” kata IPDA Stanis.


Orang tua korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Pospol Benteng Jawa, untuk ditindak lanjuti ke Polsek Lamba Leda, guna diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.