Iklan


 

FEC Media
11 Feb 2021, 21.12 WIB
News

Cegah Corona, Polres Sikka Tidak Keluarkan Izin Pesta

 
Sosialisasi Pembatasan Kegiatan di Paroki Thomas Morus Maumere. (Foto: Ist)


Sikka, Floreseditorial.comPenyebaran covid-19 di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), semakin meningkat. Segala aktifitas keramaian di Sikka ditiadakan, guna mencegah penyebaran covid-19.


Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, menegaskan, pihak Kepolisian tidak akan mengeluarkan surat izin keramaian kepada warga yang akan menggelar pesta imlek, valentine dan sambut baru atau pesta komuni. Jika ada yang menyelenggarakan pesta, maka akan dibubarkan oleh Polisi.



“Kita tidak keluarkan izin pesta menjelang imlek, valentine dan sambut baru bagi warga Sikka. Kalau ada, pasti akan dibubarkan. Di masa pandemi, sesuai Instruksi Kapolri, tidak ada izin keramaian. Apalagi di Sikka ada juga Surat Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dari Bupati Sikka. Kami akan terus imbau dan minta warga tetap patuhi protokol kesehatan, dalam rangka pencegahan wabah corona. Maka itu, kami tetap melakukan sosialisasi dan pendekatan dengan tokoh agama dan masyarakat, agar bersama Polisi mengimbau warga taat prokes dan jangan mengadakan pesta, karena menyebabkan adanya kerumunan,” kata Kapolres Sajimin, Kamis (11/2/2021) siang. 



Sementara itu, Kabag Ops Polres Sikka, AKP Wilhelmus Sinlae, dan Kasat Intelkam Polres Sikka, Iptu Eliezer A. Kalelado, telah memberikan Imbauan Kamtibmas dan penegakan protokol kesehatan ditengah pandemi covid-19, dengan memperhatikan PPKM ( Pemberlakuan Pembatasa Kegiatan Masyarakat) sesuai Surat Edaran Bupati Sikka, Kamis 11 Februari 2021. 



Sosialisasi itu juga, dengan menyambangi Pastor Paroki Santo Thomas Morus, Romo Lorens Noi, Pr, Guru Agama Katolik SDK Yos Sudarso dan SDK Bhaktyarsa, serta seluruh calon peserta sambut baru bersama orang tua.