Iklan

 


Redaksi Flores Editorial
18 Feb 2021, 19.45 WIB
HeadlineHukrim

Ditahan di Rutan Polda NTT, Ali Antonius Terancam 12 Tahun Penjara

Ali Antonius (rompi pink) saat digiring pihak Kejati NTT ke Rutan Polda NTT, Kamis (18/2/2021). (Foto: Ist)


Kupang, Floreseditorial.com - Ali Antonius, Pengacara kawakan di Nusa Tenggara Timur (NTT), terancam pidana kurungan penjara minimal tiga tahun dan maksimal 12 tahun.


Ali Antonius, disangkakan melanggar Pasal 22 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.


Diwawancarai pada Kamis (18/2/2021), Kasie Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Abdul Hakim, menjelaskan, Pengacara kondang itu diduga kuat telah mengarahkan, Harum Fransiskus dan Zulkarnain Djuje, untuk bersaksi palsu dalam Sidang Praperadilan Penetapan Tersangka Mantan Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus Ch. Dula, beberapa waktu lalu.


“Ancaman pidana penjara minimal tiga tahun, maksimalnya 12 tahun. Ia ditetapkan sebagai tersangka karena didukung oleh keterangan saksi dan hasil rekonstruksi tadi," ujar Abdul Hakim. 


Saat ini, kata Abdul Hakim, mantan Pengacara Gusti Dula itu, ditahan di Rutan Polda NTT.


"Pak Anton, ditahan sementara di Rutan Polda NTT," jelasnya.


Untuk diketahui, sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Ali Antonius, pernah menjadi Kuasa Hukum dari tersangka Mantan Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula.