Iklan

 


Ignasius Tulus
11 Feb 2021, 20.13 WIB
Hukrim

Dua Orang Diperiksa Terkait Kasus Tanah Mabar, Abdul Hakim: Belum Ditetapkan Sebagai Tersangka

 
Penyidik Kejati NTT saat menangkap HF dan ZD. (Foto: Ist)



Kupang, Floreseditorial.com - Lagi-lagi, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menangkap dua orang, terkait kasus tanah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT.


Kedua orang yang baru saja ditangkap itu masing-masing bernama, Harum Fransiuskus (HF) dan Zulkarnain Djuje (ZD). Keduanya ditangkap di rumah, Antonius Ali, selaku Pengacara dari Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula, pada Kamis (11/2/2021) sore.


HF dan ZD, ditangkap usai memberikan keterangan dalam sidang praperadilan, Bupati Dula, di Pengadilan Negeri (PN) Kupang, Kamis (11/2/2021) hari ini.


Informasi yang dihimpun media ini, kedua orang itu ditangkap lantaran diduga memberikan keterangan palsu saat menjalani sidang praperadilan Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula.


Kepala Seksi (Kasie) Penerangan Hukum (Penkum), Kejati NTT, Abdul Hakim, kepada media ini mengatakan, HF dan ZD, saat ini sedang menjalani pemeriksaan.


“Iya, ada sementara masih diperiksa. Belum ditetapkan tersangka,” ujar Abdul Hakim menjawab floreseditorial.com


Untuk diketahui, kasus jual beli aset negara di Labuan Bajo, Mabar itu telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,3 Triliun. Sejauh ini, Kejati NTT sudah menahan sekitar belasan orang tersangka.