Iklan


 

FEC Media
22 Feb 2021, 17.31 WIB
Covid-19

Jurnalis di Manggarai Timur Ikut Rapid Test Antigen

Sejumlah Jurnalis di Matim saat menjalani Rapid Test Antigen. (Foto: FEC Media)



Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Puluhan Jurnalis yang bertugas di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti rapid test covid-19, di halaman Centra UKM Kabupaten Matim, Senin (22/2/2021). 

Jurnalis di Kabupaten Matim yang mengikuti rapid test itu berasal dari berbagai media, baik media cetak dan elektronik. 

Jurnalis Florespos.net, Albert Haryanto, yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengatakan, Awak Media sudah seharusnya mengikuti rapid test. Sebab, Jurnalis termasuk salah satu profesi yang rentan tertular virus corona atau covid-19, karena pekerjaan Jurnalis lebih banyak di lapangan berbaur dengan berbagai kalangan masyarakat.

"Virus ini tidak pandang bulu, bisa mengenai siapa saja. Maka rapid test ini sangat perlu diikuti Jurnalis," kata Albert.

Koordinator Persatuan Wartawan Manggarai Timur (PWMT) itu menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Matim, yang telah mengikutsertakan para Pekerja Media di Kabupaten Matim, dalam kegiatan rapid test antigen massal itu.

“Para Pekerja Media juga menjadi salah satu garda terdepandepan dalam menyiapkan informasi ke publik. Selama ini, Wartawan selalu turun lapangan mencari berita dan bertemu narasumber, sehingga sangat rentan terpapar virus corona,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Jurnalis Radio Elshinta, Yos Syukur, yang turut hadir dalam rapid test tersebut Awak Media tersebut. Menurut Yos, sudah selayaknya Jurnalis mengikuti rapid test itu.

Pantauan media, Jurnalis yang telah mengikuti rapid test di Centra UKM Kabupaten Matim itu diantaranya, Jurnalis Florespos.net, Albert Harianto, Jurnalis Elshinta.com, Yos Syukur, Jurnalis Kompas.com, Nansi Taris, Jurnalis Ekorantt.com, Rosis Hadir, Jurnalis Labuanbajonews.id, Mhen Paang, dan Jurnalis Floreseditorial.com, Andre Kornasen.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keenam Jurnalis tesebut dinyatakan negatif covid-19.

Seperti diketahui, Kabupaten Matim menjadi salah satu kabupaten dengan jumlah peningkatan pasien positif corona yang cukup signifikan.

Hingga Minggu (21/2/2021), sebanyak 119 orang di kabupaten tersebut dinyatakan positif covid-19.