Iklan

 


Valerius Isnoho
18 Feb 2021, 17.45 WIB
Covid-19

Kabupaten Manggarai Laksanakan Vaksinasi Tahap Dua

 
Ketua PPNI, Lodovikus D Moa, saat di suntik vaksinasi oleh tenaga fasilitator (Foto : Ist) 

Manggarai, Floreseditorial.com - Demi mencegah penyebaran virus corona atau covid-19, Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaksanakan vaksinasi tahap dua di Kantor Bupati Manggarai, pada Kamis (18/2/2021).


Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra, Frumensius L. T. K. Do, mewakili Plh. Bupati Manggarai, menyampaikan apresiasi kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) yang telah melaksanakan penanganan covid-19 dengan baik. 



“Sampai dengan kemarin sore (Rabu, 17/2/2021), dari total kasus 1.302 rapid antigen, kesembuhan telah mencapai 867 orang, dan masih tersisa 433 orang (sedang isolasi). Sedangkan yang terkonfirmasi positif covid-19 totalnya 130, sembuh 112, dan 10 masih dirawat. Ini menggambarkan pekerjaan yang luar biasa dari kita semua," ungkap Frumensius.



Ia berharap, agar kedepannya Satgas Covid-19 terus memperbaiki sejumlah kekurangan yang ditemui di lapangan, demi penanganan yang lebih maksimal.



Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai, Stanislaus Bagul, dalam laporannya mengatakan, tingkat capaian vaksinasi tahap pertama terhadap target sebesar 91,5%, dan terhadap sasaran riil baru mencapai 70,1%.



Berdasarkan data, jumlah riil Nakes di Kabupaten Manggarai yang berhasil didata secara online melalui aplikasi P-Care sebanyak 2.969 orang, sedangkan target sasaran Nakes yang ditetapkan Dinkes Provinsi NTT sebanyak 2.275 orang. 



“Tingkat pencapaian vaksin tahap I adalah 2.082 orang atau 91,5% terhadap target, sedangkan sasaran riil baru mencapai 70,1%. Dengan demikian, masih ada 887 orang atau 29,9% Nakes yang belum divaksinasi, jika dibandingkan dengan sasaran riil. Sedangkan terhadap target, masih ada 193 orang atau 8,5%,” bebernya.



Ia menambahkan, pencapaian cakupan vaksinasi pada Nakes tidak mencapai 100%, dikarenakan beberapa alasan seperti adanya Nakes yang terpapar covid-19, dan Nakes dengan kondisi kesehatan yang tidak memenuhi syarat. 



“Di Kabupaten Manggarai, data per 17 Februari 2021, terdapat 239 Nakes yang terinfeksi covid-19, dengan rincian 206 orang telah selesai isolasi mandiri dan 33 orang lainnya sedang menjalankan isolasi mandiri,” tuturnya. 



Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Manggarai, Soe Flavianus, Dandim 1612 Manggarai, Letkol Kav. Ivan Alfa, Wakapolres Manggarai, Kompol I Wayan Arnaya, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Frumentius L. T. K. Do, Sekertaris Keuskupan Ruteng, Romo Manfred Habur, Pr, Wakil Ketua III UNIKA St. Paulus Ruteng, Romo Inosentius Sutam, Pr, Ketua Majelis Gereja Kristen, Tommy Pinem, Ketua IDI Cabang Kabupaten Manggarai, dr. Marianus Ronald Susilo, Kepala BPJS Kabupaten Manggarai, Miftahul Jannah, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kabupaten Manggarai, Anselmus Abong, Ketua Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik (PATELKI), Tarsisius Pamput, Ketua PPNI Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa.