Iklan

 




Ignasius Tulus
12 Feb 2021, 23.35 WIB
HeadlineHukrim

Kejati NTT Akan Periksa Ali Antonius, Kuasa Hukum Bupati Mabar

Ali Antonius, Kuasa Hukum bupati Mabar, Gusti Dula, saat diwawancarai Wartawan di kupang. (foto: Ignas Tulus)

Kupang, Floreseditorial.com - Ali Antonius, selaku Kuasa Hukum dari Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus Ch. Dula, akan diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT), terkait kasus jual beli aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Mabar, NTT.



Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi (Kasie) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati NTT, Abdul Hakim, ketika dikonfirmasi Wartawan di Kupang, Jumat (12/2/2021) malam.



Abdul menjelaskan, Ali Antonius, dipanggil Tim Penyidik Kejati NTT untuk diperiksa sebagai saksi, dalam kasus dugaan keterangan palsu yang melibatkan, HF dan ZD, sebagai tersangka.



“Iya benar. Ada pemanggilan kepada, Ali Antonius, dari Penyidik Kejati NTT, untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus keterangan palsu yang melibatkan, HF dan ZD,” ungkap Abdul seperti dilansir dari kriminal.co.



Ia mengatakan, sesuai Surat Panggilan yang dikeluarkan oleh Penyidik Kejati NTT, Ali Antonius, akan diperiksa pada Senin (15/2/2021), dengan status sebagai saksi.



Abdul menambahkan, Ali Antonius, diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi, dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung, penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di Pengadilan, terhadap tersangka dan terdakwa ataupun saksi dalam perkara tindak pidana korupsi pengalihan aset negara di Kerangan, Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar itu.



Diberitakan media ini sebelumnya, pihak Kejati NTT kembali menangkap dua orang terkait kasus tanah di Labuan Bajo itu.



Kedua orang baru yang ditangkap itu masing-masing bernama, Harum Fransiuskus (HF) dan Zulkarnain Djuje (ZD). Keduanya ditangkap di rumah, Antonius Ali, selaku Kuasa Hukum Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula, pada Kamis (11/2/2021) sore.



HF dan ZD,bditangkap usai memberikan keterangan dalam sidang praperadilan Bupati Mabat, Agustinus Ch Dula, di Pengadilan Negeri (PN) Kupang, Kamis (11/2021).



Informasi yang dihimpun media ini, kedua orang itu ditangkap lantaran diduga memberikan keterangan palsu saat menjalani sidang praperadilan Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula.