Iklan


 

Ignasius Tulus
15 Feb 2021, 12.31 WIB
Hukrim

Kejati NTT Periksa Istri dan Orang-orang Terdekat Gusti Dula

 
Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula (depan) dan Ferry Adu (belakang), saat tiba di Kantor Kejati NTT, Senin (15/2/2021). (Foto: Ignas Tulus)

Kupang, Floreseditorial.com - Maria Aloisia Malung Daduk, Istri dari Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus Ch. Dula, serta satu orang lainnya yakni, Ferry Adu, juga ikut diperiksa oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (15/2/2021) pagi.


Maria Daduk dan Ferry Adu, diperiksa pihak Kejati NTT sebagai saksi dalam dugaan keterangan palsu yang diberikan, Harum Fransiskus (HF) dan Zulkarnain Djuje (ZD), dalam Sidang Praperadilan Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula, di Pengadilan Negeri (PN) Kupang, pada Kamis (11/2/2021) lalu, terkait kasus jual beli aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Mabar.


Pantauan media ini, Bupati Gusti Dula, Maria Duduk dan Ferry Adu, tiba di Kantor Kejati NTT pukul 09.35 WITA.


Informasi yang dihimpun media ini, saksi dalam dugaan keterangan palsu yang diberikan, HF dan ZD, beberapa waktu lalu itu, sebanyak empat orang. Keempat orang itu yakni, Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula, Istri Bupati Mabar, Maria Daduk, Kuasa Hukum Bupati Mabar, Ali Antonius, dan Ferry Adu.


Diberitakan media ini sebelumnya, HF dan ZD, ditangkap pihak Kejati NTT di rumah, Ali Antonius, usai memberikan keterangan dalam Sidang Praperadilan Bupati Mabar itu.


HF dan ZD, ditangkap lantaran diduga memberikan keterangan palsu saat menjalani Sidang Praperadilan Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula, tersebut.


Untuk diketahui, kasus jual beli aset negara di Labuan Bajo itu telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,3 Triliun. Dan sejauh ini, pihak Kejati NTT sudah menahan belasan orang tersangka.