Iklan


 

Ignasius Tulus
3 Feb 2021, 16.18 WIB
Hukrim

Kejati NTT Sita Tanah dan Bangunan Milik Tersangka NF

 
Tanah dan bangunan tersangka NF, yang disita Kejati NTT. (Foto: Ist)


Kupang, Floreseditorial.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati), Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali melakukan penyitaan terhadap tanah dan bangunan di Jalan Soekarno Hatta, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, Rabu (3/2/2021).


Hal itu disampaikan Kepala Kejati NTT, Yulianto, melalui Kasie Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim, kepada floreseditorial.com, Rabu (3/2/2021) siang.


Abdul menjelaskan, tanah dan bangunan yang disita pihak Kejati NTT itu, merupakan aset dari salah satu tersangka baru berinisial NF.


“Aset tersangka NF,” ujar Abdul Hakim di Kupang.


Sebelum menyita tanah dan bangunan milik NF, pada Senin (1/2/2021), pihak Kejati NTT juga telah menyita dua bidang tanah milik, Veronika Syukur, yang terletak di Labuan Bajo, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Mabar.


Seperti diketahui, kasus jual beli aset negara di Labuan Bajo, Mabar itu telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,3 Triliun. Dalam kasus tersebut, pihak Kejati NTT telah menetapkan sebanyak 18 orang tersangka, termasuk Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula, yang diduga kuat terlibat dalam kasus jual beli aset negara itu.