Iklan

 


Rian Laka
16 Feb 2021, 00.41 WIB
Politik

Kursi Kosong Wabup Ende, Koalisi Tengah Menunggu Sikap Golkar

Chairul Anwar, Ketua DPD PKS Kabupten Ende. (Foto:Ist)


Ende, Floreseditorial.com - Perihal terkatung-katungnya proses pengisian kekosongan kursi Wakil Bupati (Wabup) Ende, Koalisi masih menunggu mengerucutnya satu nama dari Partai Golkar.


Hal itu disampaikan Ketua PKS Ende, Cairul Anwar, kepada media ini, Senin (15/2/2021).


"Meskipun dua nama yang diusung dari Partai Golkar belum mengerucut ke satu nama, tetapi tidak mengerem itikad baik dari tubuh Koalisi untuk turun rembuk memperbincangkan kekosongan kursi Wabub Ende," ungkap Cairul.


Menurutnya, dari tujuh Partai Koalisi yang hadir dalam Pertemuan Koalisi beberapa waktu lalu, hanya enam partai dan minus Partai Golkar. Sehingga, dari enam Partai Koalisi yang hadir itu, telah memberikan dukungan kepada salah satu kandidat yang berada di luar Partai Golkar yakni, Erik Rede, dari Partai NasDem.


"Dari enam Partai Koalisi, minus Partai Golkar, sudah memberikan pernyataan sikap dukungannya kepada salah satu kandidat. Kandidat tersebut berada di luar dua nama yang diusung Partai Golkar," bebernya.

 

Ia berharap, kepada Partai Golkar agar segera menyodorkan satu nama dari dua nama yang telah di SK-kan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Sehingga, masyarakat juga bisa melihat bahwa Partai Koalisi benar-benar serius, dan kekosongan kursi Wabup Ende bisa segera terisi.


"Kita berharap keseriusan dari Partai Golkar. Karena informasi yang kita dapatkan, Golkar menunggu instruksi dari DPP Golkar. Jadiz kita berharap DPP segera memutuskan satu nama, dan satu nama itu kita akan sandingkan agar bisa diberikan kepada, Pak Bupati Ende. Selanjutnya kita akan pilih di Lembaga DPRD Ende," jelasnya.


Ia menambahkan, sampai saat ini, Koalisi masih terus menunggu mengerucutnya satu nama dari Partai Golkar, agar bisa menemani salah satu nama yang sudah didukung dari enam Partai koalisi lainnya.


"Kalaupun Partai Golkar masih tetap dengan dua nama, maka dua nama itu akan tetap diputuskan di tubuh Koalisi. Sebab apapun nanti sistemnya, kita tetap lakukan voting di tubuh Koalisi," tegas Cairul


Menurutnya, apabila Partai Golkar tetap memaksakan dua nama untuk diterima di tubuh Koalisi agar diproses, maka pemilihan Wabup Ende tidak akan pernah terjadi.


"Sudah ada satu kandidat yang sudah didukung oleh enam Partai Koalisi lainnya. Sehingga, kita berharap satu nama harus muncul di luar Golkar. Namun jika Golkar tetap memaksakan dua nama untuk diproses di Partai Koalisi, maka tidak akan pernah terjadi," tukasnya.