Iklan


 

FEC Media
18 Feb 2021, 14.42 WIB
News

Mahasiswa di Flores Terima KIP dan UKT

 
Anggota DPR RI Komisi X, Andreas Hugo Pareira (AHP) (Foto: Ist)

Lembata, Floreseditorial.com - Pemerintah Indonesia melalui Bidang Pendidikan, mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Hal ini selaras dengan prioritas pemerintahan sebagaimana yang disampaikan, Presiden Jokowi, yakni pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, terutama saat memasuki era kemajuan teknologi dan informasi.


KIP Kuliah merupakan bantuan biaya pendidikan yang diberikan oleh Pemerintah, bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sederajat, yang mempunyai potensi akademik yang baik, tetapi terkendala dalam hal ekonomi. Di tahun 2020, Pemerintah menargetkan sebanyak 400.000 penerima KIP Kuliah di seluruh Indonesia. 


Anggota DPR RI Komisi X dari Dapil Flores Lembata Alor, Andreas Hugo Pareira (AHP), menyampaikan, program KIP Kuliah tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan tinggi, terutama bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Sehingga, menurut AHP, tidak ada alasan lagi bagi anak yang berprestasi namun tidak mampu secara ekonomi, untuk tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. 


“Setiap penerima Beasiswa KIP Kuliah, mendapatkan bantuan sebesar Rp 6,6 Juta per semester, yang terdiri atas Rp 2,4 Juta untuk biaya kuliah dan Rp 4,2 juta untuk biaya hidup. KIP Kuliah memang dikhususkan untuk mahasiswa baru. Namun untuk mahasiswa on going, Pemerintah juga menyediakan bantuan beasiswa yang dinamakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp 2,4 Juta per semester,” jelas AHP.


Ia berharap, program tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal, untuk mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas SDM generasi muda Nusa Tenggara Timur (NTT), agar dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional.


Untuk tahun 2020, AHP telah mengusulkan 500-an mahasiswa dari tiga kampus di Flores-Alor, yakni dari Universitas Nusa Nipa-Maumere, Universitas  Flores-Ende, dan Univeritas Kalabahi-Alor, agar dapat menerima bantuan Beasiswa KIP Kuliah dan bantuan UKT. Dari total usulan tersebut, sebanyak 95% disetujui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan pada November 2020 lalu, bantuan UKT sudah ditransfer ke rekening universitas. Sedangkan Beasiswa KIP Kuliah pada Desember 2020, sudah ditransfer ke rekening mahasiswa. 


AHP mengatakan, beberapa mahasiswa tidak disetujui mendapat bantuan beasiswa, karena mahasiswa yang bersangkutan tidak melengkapi data sebagaimana yang disyaratkan oleh Kemendikbud.


 “Oleh karenanya, mahasiswa baru dan mahasiswa on going juga harus lebih aktif mencari informasi terkait KIP Kuliah ini” ujar AHP.


Sementara di tahun 2021 ini, Pemerintah melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbud, akan menyalurkan Beasiswa KIP Kuliah kepada 200.000 penerima baru. 


Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah bisa dilakukan melalui laman website kip-kuliah.kemdikbud.go.id. Pendaftaran telah dibuka sejak 8 Februari 2021, dan berakhir pada 31 Oktober 2021.