SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Pemda Manggarai Serahkan Bantuan Duka Cita Untuk Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Wae Pesi

Iklan

FEC Media
5 Feb 2021, 14.57 WIB
News

Pemda Manggarai Serahkan Bantuan Duka Cita Untuk Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Wae Pesi

 
Pemda Manggarai melalui BPBD Manggarai saat menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga korban. (Foto: Ist)



Manggarai, Floreseditorial.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai, memberikan santunan duka cita kepada keluarga, Risky Aditya Rifai Karim (13), korban tenggelam di Sungai Wae Pesi.


Korban yang adalah Santri di Pondok Pesantren Pancasila Reo, Kelurahan Mata Air, Kacamatan Reok, Kabupaten Manggarai itu, dikabarkan tenggelam di Sungai Wae Pesi pada Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 17.20 WITA. Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh, Vinsensius Jumat (32), seorang Nelayan di Pesisir Pantai Kampung Luwuk, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), pada Kamis (4/2/2021) pukul 23.00 WITA.


Bantuan duka cita itu diserahkan oleh, Kepala BPBD Kabupaten Manggarai, Liber Habut, mewakili Bupati Manggarai, Deno Kamelus, kepada keluarga korban. Penyerahan bantuan itu disaksikan oleh, Camat Reok, Kapolsek Reo, Danramil Reo, Pol Air dan Tim Basarnas, serta Tokoh Agama Islam Reo.


Kepala BPBD Kabupaten Manggarai, Liber Habut, Jumat (5/2/2021), mengatakan, bantuan duka cita itu berupa uang senilai Rp 1.500.000 dan beras 50 kg.


Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda I Made Budiarsa, menjelaskan kronologis penemuan jenazah korban, di mana pada pukul 23.00 WITA, Vinsensius, hendak pergi mencari ikan. Setibanya di pesisir Pantai Luwuk, dirinya melihat jenazah tergeletak dengan posisi terlentang tanpa baju, hanya mengenakan celana panjang warna coklat dan sabuk (ikat pinggang) warna hitam.


Saat itu juga, Vinsensius, langsung kembali ke Kampung Luwuk dan menyampaikan hal tersebut ke Ketua RT Kampung Luwuk, Efridus Suhardi. Setelah mendengar penyampaian tersebut, keduanya langsung meminta bantuan warga lain, untuk mengambil gambar jenazah dan mengirimkannya kepada kenalan maupun pihak kuluarga korban.


Setelah mengambil gambar, mereka langsung menghubungi dan mengirim foto jenazah via pesan singkat kepada, Norman, yang selanjutnya menunjukkan foto tersebut kepada keluarga korban. 


Budiarsa mengatakan, pada pukul 23.30 WITA, empat orang Anggota Polsek Reo, tiga oAnggota Sat Pol Air, dua Anggota Koramil 1612-03 Reo dan tujuh Anggota Basarnas yang dipimpin Waka Polsek Reo, Ipda Paksedis P. Sogen, berangkat menuju lokasi untuk mengevakuasi jenazah. Jenazah dievakusi dari TKP langsung menuju ke Puskesmas Reo untuk dilakukan visum.


Dari hasil visum oleh, dr. Husnawati, disimpulkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasaan pada tubuh korban. Usai visum, jenazah diantar menggunakan mobil patroli Polsek Reo untuk diserahkan kepada orang tua korban. Jenazah korban rencananya akan dimakamkan hari ini, Jumat (5/2/2021).