Iklan

Valerius Isnoho
25 Feb 2021, 13.25 WIB
News

Penyaluran BST Oleh Kemensos, GMNI Manggarai: Kita Apresiasi Langkah Pemerintah

Ketua GMNI Cabang Manggarai, Emanuel Suryadi (tengah). (Foto: Isno)

Manggarai, Floreseditorial.com - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengapresiasi Kementerian Sosial (Kemensos) atas Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan kepada masyarakat miskin saat pandemi covid-19. 


Ketua GMNI Cabang Manggarai, Emanuel Suryadi, kepada floreseditorial.com, Kamis (25/2/2021), menyampaikan, bantuan tersebut merupakan kebijakan konkrit yang dapat membantu meringankan beban masyarakat, dalam situasi serba terbatas akibat pandemi covid-19.


“Kita mengapresiasi langkah pemerintah dalam memperpanjang bantuan sosial tunai kepada masyarakat yang terdampak covid-19 di tahun 2021,” ungkap Emanuel.


Ia berharap, pemerintah pada berbagai tingkatan, baik pemerintah provinsi maupun kabupaten, khususnya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai, agar dapat menyalurkan BST secara jujur.


“Artinya, harus bisa menahan diri untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang menghilangkan hak penerima BST, seperti yang terjadi di beberapa wilayah lain dalam penyaluran-penyaluran bantuan sebelumnya,” katanya.


Menurut Emanuel, hal ini perlu diperhatikan, apalagi Kabupaten Manggarai secara khusus Kota Ruteng, sudah masuk dalam zona hitam penyebaran covid-19. 


“Kita pun akan siap mengawal apabila ada ketidakberesan dalam proses penyalurannya,” tegasnya.


Selain itu, GMNI juga berharap, masyarakat penerima BST dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara bijaksana.


“Artinya, dalam hal ini, masyarakat penerima bantuan dapat menggunakan bantuan tersebut untuk keperluan kesehatan,” katanya.


Diketahui, hingga kini, sebanyak 13.392 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Manggarai sudah mendapatkan BST tahap 11, dan tersisa 2,772 KPM yang belum mendapat bantuan. Masing-masing KPM diberikan bantuan senilai Rp 300.000.


Adapun Kemensos menggandeng PT. Pos Indonesia dalam menyalurkan BST kepada KPM yang terkena dampak pandemi covid-19.