Iklan

 


Valerius Isnoho
1 Feb 2021, 17.12 WIB
News

Perbaikan Pipa Air Tirta Komodo Manggarai Mencapai 50 Persen

 
Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai, Klemens Man. (Foto: Ist)


Manggarai, Floreseditorial.com –  Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai, Klemens Man, Senin (1/2/2021), menjelaskan, macetnya aliran di sejumlah titik di wilayah tersebut merupakan masalah teknis. 


Klemen mengatakan, pihaknya membutuhkan waktu untuk memperbaikan jaringan dan pipa yang putus akibat timbunan longsor dan banjir itu. Saat ini, perbaikan jaringan air itu baru mencapai 50 persen.


"Penghambat banyaknya air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Manggarai tidak jalan karena ada beberapa titik terjadi longsor dan banjir.

Lalu soal kemacetan itu, hal teknis saja. Yang pertama penyebabnya itu karena longsor di Cewo Nikit itu ada terjadi longsor yang Jalur Wae Lerong menuju Cancar, itu yang membuat air tidak jalan ke sana," ungkap Klemen.


Ia menambahkan, untuk macetnya jaringan air di Wae Kokak, Reo, disebabkan oleh banjir besar. Menurutnya, meski pipa sudah ditanam satu meter, pipa tersebut pasti hancur jika terhantam banjir.


"Sekarang kita lagi upaya untuk perbaiki semua jaringan yang rusak itu. Untuk di Cibal juga, tadi malam di Golongorong, longsor lagi dan semua pipa hancur lagi. Sekarang semua itu lagi diperbaiki. Jadi terkait keluhan dari masyarakat semua, nanti kita pasti atasi semua itu,” paparnya.


Ia menyampaikan, Petugas Teknis PDAM selalu siap 24 jam untuk memperbaiki semua pipa yang mengalami kerusakan yang terjadi di lapangan.


Ia juga mengimbau, kepada semua pelangan PDAM Manggarai, agar bersabar jika air belum mengalir, karena semua kerusakan masih dalam tahap pengerjaan. 


Seperti yang diberitakan media ini sebelumnya, akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Manggarai beberapa hari terakhir, mengakibatkan longsor di tebing Tuke Nikit, Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng, pada Minggu (31/1/2021).


Akibat tanah longsor itu, pipa air transmisi milik Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai yang terhubung ke wilayah Cancar dan sekitarnya, tertimbun longsor dan putus total. Akibatnya, aliran air di wilayah tersebut tidak berjalan atau macet. 


Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai, Man Klemace, Senin (1/2/2021), mengatakan, akibat kerusakan jaringan pipa tersebut, aliran air ke rumah-rumah pelangga terganggu untuk sementara.