Iklan


 

FEC Media
15 Feb 2021, 20.11 WIB
Politik

Permohonan MISI Ditolak MK, Edi-Weng Segera Dilantik

 
Gedung Mahkamah Konstitusi (Foto:Ist)


Manggarai Barat, Floreseditorial.com - Sengketa pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), telah usai. Hari ini, Senin (15/2/2021) sekitar pukul 17.40 WITA, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan, Maria Geong - Silverius Sukur (Paket MISI)


Berdasarkan Surat Perkara Nomor 50/ PHP.BUP-XIX/ 2021, MK mengadili dua eksepsi yakni, menyatakan eksepsi Termohon dan eksepsi pihak terkaitrkait, berkenaan dengan kedudukan hukum Pemohon beralasan menurut hukum. Serta, menyatakan Pemohon tidak memiliki kedudukan hukum.


“Dalam pokok permohonan, menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima,” terang Hakim Konstitusi saat membacakan Amar Putusan dalam Sidang yang disiarkan langsung melalui akun YouTube Mahkamah Konstitusi RI.


Terdapat beberapa pertimbangan yang disampaikan Hakim Konstitusi, terkait dalil-dalil permohonan Pemohon yakni, terkait pelanggaran administrasi dan pelanggaran lainnya yang Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) yakni persoalan penetapan DPT, pembukaan kotak suara di luar jam pleno, penggunaan suara pemilih yang sedang berada di luar daerah, undangan yang tidak disampaikan ke pemilih, tidak adanya sosialisasi penggunaan KTP untuk memilih, adanya pemilih di bawah umur, dan praktik politik uang.


MK menilai, Pemohon tidak dapat merinci di mana saja pelanggaran tersebut terjadi dan apa pengaruhnya terhadap perolehan suara. Selain itu, berdasarkan keterangan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), tidak terdapat laporan-laporan yang menjadi catatan khusus yang harus ditindaklanjuti selama penyelenggaraan Pemelihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mabar pada Desember 2020 lalu.


“Demikian pula terhadap dalil-dalil Pemohon lainnya. Oleh karena tidak relevan dan tidak dapat ditunjukkan keterkaitannya, dengan perolehan suara hasil pemilihan yang dapat mempengaruhi penetapan calon terpilih, maka Mahkamah tidak mempertimbangkannya,” jelasnya.


Dengan demikian, Edistasius Endi – Yulianus Weng ( Paket Edi-Weng), akan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pemenang dalam Pilkada Kabupaten Mabar tersebut.


Selanjutnya, Edi-Weng, akan segera dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Manggarai Barat terpilih.


“Permohonan Pemohon tidak dapat diterima. KPU menang,” papar Komisioner KPU Mabar, Muhamad Ilham, Senin (15/2/2021) sore.


Ia menyampaikan, KPU akan menetapkan, Edi-Weng, sebagai Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wabup Kabupaten Mabar terpilih dalam pekan ini.


“Dalam Minggu ini. Selambat-lambatnya tanggal 20 Februari 2021. Sedangkan pengusulan Pelantikan Calon Terpilih melalui DPRD, selambat-lambatnya tanggal 23 Februari 2021 Minggu depan,” ungkap Ilham.