Iklan

FEC Media | Verified Writer
1 Feb 2021, 15.04 WIB
News

Pipa Air Tirta Komodo Manggarai Tertimbun Longsor, Direktur: Aliran Air ke Unit Cancar Macet

Petugas Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai sedang memperbaiki pipa air yang terputus akibat tertimbun longsor. (Foto: Ist)


Manggarai, Floreseditorial.com –
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Manggarai beberapa hari terakhir, mengakibatkan longsor di tebing Tuke Nikit, Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, pada Minggu (31/1/2021).


Akibat tanah longsor itu, pipa air transmisi milik Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai yang terhubung ke wilayah Cancar dan sekitarnya, tertimbun longsor dan putus total. Akibatnya, aliran air di wilayah tersebut tidak berjalan atau macet. 


Direktur Perumda Air Minum Tirta Komodo Manggarai, Man Klemace, Senin (1/2/2021), mengatakan, akibat kerusakan jaringan pipa tersebut, aliran air ke rumah-rumah pelangga terganggu untuk sementara.


Karena itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan Unit Cancar yang terdampak kemacetan air itu.


“Kami mohon maaf kepada para pelanggan Unit Cancar yang terdampak dari kemacetan ini. Petugas PAM IKK Cancar saat ini sedang bekerja keras untuk memperbaiki pipa yang putus akibat tanah longsor itu. Sehingga, diharapkan untuk masyarakat bersabar,” ungkap Man.


Ia menyampaikan, pipa yang putus akibat tanah longsor itu terletak di Tuke Nikit, Bagian Timur Reservoir Perudam Tirta Komodo Nterlango, yang terdiri dari Pipa Gip (besi) diameter enam dan pipa jenis Maspion PVC diameter empat.



“Untuk aduan kemacetan, pelanggan bisa menghubungi call center berikut, Hp: 0822 3571 04 25 dan Telepon: 0385 21295,” paparnya.


Adapun total pelanggan yang terdampak akibat putusnya jaringan pipa tersebut sebanyak 2.281 pelanggan, yang mencakup wilayah Langkas, Rai, Cancar, Pong Noang, Weol/Wae Moro, Cumbi, Kuwu St Klaus, Bahong, Desa Compang Dalo, Desa Pong Murung dan Desa Poco Likang.