Iklan


 

FEC Media
23 Feb 2021, 12.38 WIB
News

Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Napun Gete di Sikka

 
Presiden Joko Widodo (Foto: Sekretariat Presiden)


Sikka, Floreseditorial.com – Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo atau Jokowi, akan meresmikan Bendungan Napun Gete di Desa Ilinmedo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (23/2/2021).


Bendungan yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 800 Miliar itu, telah dikerjakan sejak Januari 2016. Bendungan Napun Gete diperkirakan mampu menampung air sebanyak 11 juta m³, menyuplai air bersih untuk 300 ribu lebih warga Sikka, serta menjadi sumber irigasi lahan pertanian seluas 300 hektar.



Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, mengatakan, pemerintah dan masyarakat Sikka sangat senang dan bahagia atas kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.



Menurutnya, dengan adanya Bendungan Napun Gete, akan mensupport bidang pertanian, air bersih, pembangkit listrik dan sektor pariwisata.



“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Sikka, menyampaikan selamat datang kepada Presiden dan ucapkan terima kasih. Pemerintah dan masyarakat mendukung pembangunan bendungan. Apalagi usai peresmian, akan dibangun jaringan irigasi dan kebutuhan air bagi warga,” terangnya.



Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sikka, Mauritz da Cunha, mengatakan, setelah peresmian Bendungan Napun Gete, Presiden akan menanam pohon avokad mentega, yang merupakan varietas unggulan nasional dari Sikka.



“Avokad ini hanya ada di Kabupaten Sikka. Induk avokad-nya ada di Desa Tebuk, yang kini usianya mencapai 48 tahun. Kami sudah siapkan lima pohon avokad mentega setinggi 2,8 meter, yang akan ditanam langsung oleh Presiden Joko Widodo,” ungkapnya.


Turut serta dalam keberangkatan Presiden menuju Provinsi NTT di antaranya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Sekretaris Militer Presiden, Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres, Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.