SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Proyek Tambatan Perahu di Pota, Kejari Manggarai Akan Panggil Fansi Jahang

Iklan

Valerius Isnoho
2 Feb 2021, 10.14 WIB
Hukrim

Proyek Tambatan Perahu di Pota, Kejari Manggarai Akan Panggil Fansi Jahang

 
Jahang Fansi Aldus, Sekretaris Daerah Kabupten Manggarai. (Foto: FEC Media)

Manggarai, Floreseditorial.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai mulai membidik sejumlah nama, perihal tidak berfungsinya Tambatan Perahu di wilayah Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT).


Proyek dengan pagu Rp 1.627.923.000 itu, dikerjakan oleh CV. Wae Loseng pada tahun 2012 silam, dan menyeret beberapa nama pejabat, salah satunya adalah mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Manggarai Timur selaku KPA saat itu yang dijabat oleh, Jahang Fansi Aldus, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai.


Kejari Manggarai, Yoni P. Artanto, melalui Kasi Pidum, Sendhy Pradana, kepada media ini, Senin (1/2/2021), menuturkan, pihak Kejari Manggarai sudah mendatangi lokasi proyek pembangunan Tambatan Perahu tersebut dan mendapati kondisi yang memprihatinkan.


"Berdasarkan pantauan kami di lapangan, kondisi Tambatan Perahu itu sangat memprihatikan, bahkan sudah ada yang rusak," ungkap Sendhy.


Menurutnya, berdasarkan informasi awal yang dihimpun, Sekda Manggarai, Jahang Fansi Aldus, adalah pihak yang dianggap paling bertanggung jawab tentang proyek tersebut.


"Kita akan panggil dulu yang kerja, kemudian dari ULPnya, KPA, PPK, kalau KPA PPK itu yang tahu, Pak Fansi Jahang, karena Dia yang menjabat sebagai Kadishub pada waktu itu," tukasnya.