Iklan

 


Ignasius Tulus
18 Feb 2021, 17.16 WIB
Headline

Rekonstruksi Pertemuan Gusti Dula Dengan Tersangka Keterangan Palsu Diwarnai Keributan

 

Zulkarnain Djune, sedang mengusap air matanya, dan Harum Fransiskus, sesaat setelah keributan dalam rekonstruksi. (Foto: Ignas Tulus)

Kupang, Floreseditorial.com - Rekonstruksi yang dilakukan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur, terhadap pertemuan yang dilakukan Mantan Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus Ch. Dula, dengan dua tersangka keterangan palsu yakni, Harum Fransiskus (HF) dan Zuklarnain Djuje (ZD), diwarnai keributan.


Keributan tersebut melibatkan dua tersangka, HF dan ZD, dengan Mantan Kuasa Hukum Bupati Mabar, Ali Antonius.


Kasie Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim, menjelaskan, keributan yang terjadi antara, HF dan ZD dengan Ali Antonius, akibat adanya perbedaan kronologis pertemuan antara yang diceritakan, HF, ZD dan Ali Antonius.


“Biasalah ada perbedaan. Saksi tersangka ini (Ali Antonius, red) bersikukuh bahwa adegannya tidak seperti yang diterangkan oleh saksi,” ujar Abdul Hakim, Kamis (18/2/2021) siang.


Abdul Menjelaskan, rekonstruksi itu dilakukan agar membuat terang perkara yang saat ini terjadi.


“Semakin terang,” tambahnya singkat.


Mengakhiri pembicaraannya, Abdul Hakim, menambahkan, rekonstruksi yang dilakukan pihaknya terdiri dari empat adegan.


Untuk diketahui, rekonstruksi yang dilakukan pihak Kejati NTT, melibatkan dua orang tersangka kasus keterangan palsu, yakni HF dan ZD. Selain itu, juga melibatkan Mantan Kuasa Hukum Gusti Dula yakni, Ali Antonius, serta kerabat dekat Gusti Dula yakni, Ferry Adu.


Diberitakan media ini sebelumnya, pihak Kejati NTT melakukan rekonstruksi pertemuan antara Mantan Bupati Mabar, Agustinus Ch. Dula, dengan tersangka kasus pemberian keterangan palsu, Harum Fransiskus (HF) dan Zulkarnain Djuje (ZD), pada Kamis (18/2/2021) siang.


Rekonstruski itu dilakukan guna mengetahui kronologis dan hal-hal yang dibahas, dalam pertemuan antara Bupati Mabar dan kedua tersangka pemberi keterangan palsu dalam Sidang Praperadilan terhadap, Gusti Dula. 


Berdasarkan rekonstruksi yang dilakukan itu, diketahui bahwa pertemuan antara, Gusti Dula, HF dan ZD, berlangsung pada Jumat (15/1/2021) lalu.