Iklan

 




Valerius Isnoho
22 Feb 2021, 21.00 WIB
Hukrim

Selain Fansi Jahang, Kejari Manggarai Periksa Boni Hasudungan dan Mikael Kanjuru

Plh. Bupati Manggarai, Jahang Fansi Aldus (kiri), Sekda Matim (Boni Hasudungan (tengah), Asisten III Bupati Matim, Mikael Kanjuru. (Foto: FEC Media)



Manggarai, Floreseditorial.com - Dugaan adanya indikasi korupsi pada tiga proyek besar di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) yakni, Proyek Tambatan Perahu Pota, Proyek Terminal Kembur dan Proyek Dermaga Dampek di Kabupaten Matim, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikerjakan beberapa tahun silam, terus didalami pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai.


Baru-baru ini, pihak Kejari Manggarai sudah memeriksa mantan Bupati Matim Periode 2008-2019, Yoseph Tote. Ia diperiksa terkait pelaksanaan proyek tersebut yang dikerjakan saat dirinya masih mejabat Bupati Matim kala itu.


Tidak berhenti di, Yoseph Tote, pihak Kejari Manggarai juga sudah memeriksa mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupten Matim, Jahang Fansi Aldus, Sekretaris Daerah (Sekda) Matim, Boni Hasudungan Siregar, dan juga Asisten III Bupati Matim, Mikael Kanjuru. Ketiganya diperiksa di Kantor Kejari Manggarai, pada Senin (22/2/2021).


Kepala Kejari Manggarai, Pristiawan Artanto, melalui Jaksa Pemeriksa Kejari Manggarai, Iwan Gustiawan, ketika dihubungi Floreseditorial.com, Senin (22/2/2021) malam, menjelaskan, ketiganya diperiksa untuk dimintai keterangan terkait proyek tersebut.


Iwan menjelaskan, Fansi Jahang, diperiksa sebagai mantan Kadishub Matim, Boni Hasudungan, diperiksa sebagai mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Matim, dan Mikael Kanjuru, diperiksa sebagai mantan Kepala Inspektorat Matim.