Iklan

Redaksi Flores Editorial
26 Feb 2021, 15.06 WIB
News

Solusi Air Bersih di NTT, Gubernur Canangkan Pembangunan Pompa Hidran di 1.000 Desa

 
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, bersama TNI saat meresmikan pompa hidran. (Foto: Ist)

Kupang, Floreseditorial.comAir bersih merupakan masalah yang sangat mendasar di Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak terkecuali di Kota Kupang. Untuk mengatasi masalah tersebut, TNI Pangdam IX/Udayana mengembangkan teknologi pompa hidran untuk instalasi air bersih.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, meresmikan instalasi air bersih pompa hidran di Wilayah Korem 161/Wira Sakti, di Kelurahan Lelogama, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, pada Kamis (25/2/2021).

“Kita sangat berkebutuhan terhadap air, apalagi musim kemarau, sangat kekurangan air,” ungkap Gubernur NTT.

Ia menyampaikan, program tersebut merupakan sebuah terobosan yang sangat berguna bagi masyarakat NTT.

“Pemerintah Daerah (Pemda) bersama TNI dan masyarakat, akan berkolaborasi untuk membuat pompa hidran lebih banyak lagi, sehingga masyarakat NTT bisa merasakan manfaatnya. Sampai tahun 2023, 1.000 desa kita selesaikan pembangunan pompa hidran. Nanti bekerja sama masyarakat desa dengan TNI, lalu anggarannya datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Kabupaten,” jelas Gubernur NTT.

Sementara itu, Tokoh Adat Lelogama, Yafed William Bayu, menyampaikan terima kasih kepada TNI, yang telah memberikan dukungan untuk membantu masyarakat yang selama ini kesulitan air.

“Selama ini, salah satu kendala kami adalah masalah air, di mana sumber airnya berada di bawah pemukiman. Tetapi hari, ini kami bisa melihat dan menikmatinya. Itu salah satu kondisi luar biasa bagi kami,” terangnya.

Sebelumnya, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, dan Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya, tiba di Lelogama disambut oleh Bupati Kupang, Korinus Masneno, didampingi Unsur Forkopimda Kabupaten Kupang.

 

Acara Peresmian Pompa Hidram ditandai pengguntingan pita oleh Ketua DPRD Provinsi NTT, Emillia J. Nomleni, didampingi Gubernur NTT, Danrem 161/Wira Sakti, Danlanud El Tari Kupang, Wadan Lantamal VII Kupang, dan Dirbinmas Polda NTT mewakili Kapolda NTT.