Iklan

 


Valerius Isnoho
7 Feb 2021, 00.13 WIB
Covid-19Headline

Stok Reagen Untuk Pemeriksaan TCM/PCR di Laboratorium RSUD dr. Ben Mboi Telah Habis

Ilustrasi. (Foto:Ist)



Manggarai, Floreseditorial.com - Juru Bicara (Jubir) Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa, menyampaikan, hingga Sabtu (6/2/2021), stok reagen untuk pemeriksaan TCM/PCR di Laboratorium RSUD dr. Ben Mboi telah habis.


Menurutnya, saat ini, pihaknya tengah menunggu kiriman bahan reagen TCM/PCR dari Kupang.


"Saat ini, pemerintah tengah menunggu kiriman bahan reagen TCM/PCR dari Kupang," kata Moa dalam keterangan yang diterima floreseditorial.com, Sabtu (6/2/2021) malam.


Angka Kematian Meningkat


Ia menjelaskan, saat ini, angka kematian pasien covid-19 di kabupaten tersebut terus mengalami peningkatan.


Hari ini, kata Moa, satu pasien berinisial PP (67), laki-laki, pasien suspek covid-19, beralamat di Tenda, Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal dunia di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, pada Sabtu (6/2/2021) malam.


Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai itu menjelaskan kronologi kematian pasien, PP, yang diketahui masuk RSUD dr. Ben Mboi pada Rabu (27/1/2021) pukul 09.30 WITA. 


"Hasil Rapid Test Antigen mandiri pasien pada Senin (25/1/2021), dinyatakan positif covid-19,” tuturnya.


Pasien PP, kemudian mendapatkan perawatan intensif selama 11 hari di Ruang Rawat Isolasi RSUD dr. Ben Mboi, dengan mengikuti protokol covid-19. Alm. PP, meninggal dunia pada Sabtu (6/2/2021). Sampel Swab Test, Alm. PP, telah diambil untuk pemeriksaan PCR di  Kupang,” ungkap Moa.


Pasien tersebut, jelasnya, mengalami gejala batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, serta memiliki riwayat perjalanan di wilayah penyebaran covid-19, maupun memiliki riwayat kontak dengan penderita covid-19, dan hasil Rapid Test Antigen positif.



Untuk diketahui, floreseditorial.com mencatat, hingga Sabtu (6/1/2021), tercatat sudah sembilan orang di Kabupaten Manggarai yang meninggal dunia akibat terpapar covid-19.