Iklan


 

FEC Media
14 Feb 2021, 18.30 WIB
News

Virus ASF Serang Sejumlah Ternak Babi di Reok Barat

Ilustrasi ternak babi. (Foto: Net)


Manggarai, Floreseditorial.com - Sejumlah ternak babi di Desa Sambi, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilanda African Swine Fever (ASF) atau virus babi.


Salah satu peternak babi di daerah tersebut, Martinus Dellano, saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (13/2/2021), menjelaskan, matinya puluhan ekor babi akibat virus tersebut, sangat meresahkan dan merugikan para peternak babi.


“Saya dan sebagian warga peternak babi, merasa resah dengan kematian puluhan babi yang menjadi ancaman serius bagi perekonomian,” ujar Martinus.


Ia menambahkan, gejala awal virus babi ini yakni, terasa panas di bagian kepala babi, kemudian babi kehilangan nafsu makan, lemas hingga mengakibatkan kematian.


“Berbagai upaya sudah kami lakukan untuk penyembuhan dan pengobatan dengan suntikan, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Kami merasa rugi dengan kematian ternak kami, karena selama ini sebagian pendapatan kami adalah hasil dari penjualan babi untuk memenuhi kebutuhan hidup, dan juga untuk biaya pendidikan anak-anak kami,” ungkapnya.


Ia berharap, pemerintah membuka mata atas bencana yang terjadi pada peternak babi, untuk segera mengambil tindakan preventif memutus rantai penularan bagi ternak-ternak yang lain.


"Semoga ada upaya dari pemerintah untuk menangani masalah ini, agar para peternak tidak semakin merugi. Karena hal ini merupakan lahan ekonomi kami," tukasnya.


Laporan: Kordianus Lado