Iklan

 


FEC Media
23 Feb 2021, 19.47 WIB
HeadlineNews

Warga TTS Gotong Peti Jenazah Terobos Banjir

Warga TTS saat menggotong peti jenazah menerobos sungai yang banjir. (Foto: Ist)


TTS, Floreseditorial.com – Sebuah video yang menunjukkan sejumlah warga Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menggotong peti jenazah menyebrangi sungai yang sedang banjir, viral di sejumlah media sosial.


Dalam video berdurasi 1 menit 13 detik itu, terlihat 16 orang pria menggotong sebuah peti, menerjang banjir di Kali Nisnoni, Desa Liliana, Kecamatan Nunbena, Kabupaten TTS.


Tampak dalam video itu, peti diikat dengan dua batang kayu berukuran sedang menggunakan tali nilon berwarna biru.

Warga terpaksa nekat menerobos banjir, karena tidak ada jembatan penghubung di wilayah tersebut.


Wakil Bupati (Wabup) TTS, Johny Army Konay, membenarkan perihal peristiwa pada video yang viral itu. Saat kejadian itu pun, pihaknya sedang berada di lokasi sungai tersebut.


“Betul, warga menggotong jenazah seorang Tokoh Adat di Desa Liliana, pada Minggu (21/2/2021). Saya juga ada di lokasi," ungkapnya, Selasa (23/2/2021).


Menurutnya, ada belasan anak sungai di lokasi tersebut, sehingga mereka pun akhirnya terjebak banjir.


"Saya juga kemarin terjebak banjir. Memang di lokasi itu walaupun tidak ada hujan, tetap saja banjir, dan banjir  datang mendadak kalau ada hujan di bagian hulu seperti Fatumnasi dan wilayah Mutis," terangnya.


Ia menyebutkan, jenazah merupakan seorang Tokoh Adat yang sebelumnya sakit di rumah sakit umum, di Ibu Kota Kabupaten TTS, dan hendak dimakamkan di kampung halamannya.


"Mobil yang membawa jenazah dari Soe, Ibu Kota Kabupaten TTS, tak bisa melanjutkan perjalanan karena arus banjir yang deras.

Warga terpaksa menggotong jenazah menerobos banjir, dan melintasi anak sungai lainnya dengan jarak tempuh tujuh kilometer, agar bisa tiba di tempat pemakaman keluarga di Desa Liliana,” tukasnya.