Iklan

Valerius Isnoho
26 Mar 2021, 15.05 WIB
News

89 Orang Ikut Tes Tertulis TFL Dinas PUPR Manggarai

 

Suasana Tes Tertulis Perekrutan THL Dinas PUPR Manggarai. (Foto: Valerius Isnoho)


Manggarai, Floreseditorial.com - Dinas Pekerjaan Umum  dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan Ujian Tertulis Perekrutan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL), bertempat di Universitas Katolik Indonesia (UKI), Jumat (26/3/2021). 


Kepada Awak Media, Ketua Panitia Pelaksana (Pansel) Independen, Kanisius Teobal Deki, menyampaikan, Tim Pansel Independen tersebut dibentuk oleh Dinas PUPR Manggarai, setelah muncul sejumlah problem.


Ia menyampaikan, karena adanya problem tersebut, Dinas PUPR Manggarai akhirnya membentuk tim yang terdiri dari berbagai unsur, seperti perguruan tinggi dan swadaya masyarakat.


"Tim Independen dapat Surat Keputusan (SK) dari Kepala Dinas (Kadis) PUPR Manggarai. Selanjutnya, tim bekerja secara profesional dan objektif, dengan langkah-langkah pertama yakni Rapat Pembentukan Tim, kemudian Rapat Strategi Kerja yang didalamnya dinyatakan kriteria-kriteria setiap tahapan mulai dari Verifikasi Data Administrasi, Test Tertulis, sampai di Test Wawancara," papar Deki.


Ia menambahkan, sebanyak 488 orang melamar pada Program Sanimas, yang terdiri dari TFL Pemberdayaan 421 orang, dan TFL Teknik 67 orang. Sementara yang dibutuhkan masing-masing 10 orang TFL Pemberdayaan dan TFL Teknik.


"Peserta yang lolos seleksi administrasi sebanyak 57 orang TFL Sanitasi Pemberdayaan, 20 orang TFL Sanitasi Teknik, 8 orang TFL Pamsimas Pemberdayaan dan 6 orang TFL Pamsimas Teknik," bebernya.


Ia berharap, kedepannya seleksi serupa di instansi apapun, dapat dilaksanakan secara transparan dan objektif. Karena menurutnya, kesempatan kerja menjadi hak semua orang untuk berkompetisi mencapai hasil yang maksimal.


"Ruang ini harus dibuka seluas-luasnya oleh pihak mana saja. Harus juga sepengetahuan publik, sehingga semua orang memiliki hak yang sama, kesempatan yang sama untuk terlibat dalam tes, supaya yang lulus itu bisa bekerja maksimal untuk daerah," ungkapnya.


Pantauan media ini, dari 94 orang yang lulus Tes Administrasi, hanya 89 orang yang mengikuti Tes Tertulis, sementara lima orang lainnya tidak hadir.