Iklan

Valerius Isnoho
24 Mar 2021, 13.56 WIB
News

Bupati Manggarai Janji Tata Ulang Alur Distribusi Pupuk Bersubsidi

 
Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit. (Foto: Ist)




Manggarai, Floreseditorial.com - Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, siap mengatasi kelangkaan pupuk di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Hal itu disampaikan, Bupati Hery, usai melakukan pertemuan dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A), di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai, Rabu (24/3/2021).


Kepada awak media, Bupati Hery, menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, terkait penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi.


"Itu salah satu solusi jangka pendek untuk mengatasi kelangkaan pupuk di Manggarai. Jangka pendek yang berikutnya kita atur lagi pendistribusiannya. Kita mau tahu dulu di mana letak persoalan distribusi, karena rantainya secara umum pendek tapi ada komplikasi-komplikasi dan praktik pelaku di lapangan. Nanti kita harus koordinasi dengan Pengecer, Distributor, maupun dengan Petani. Kemudian, perlu ada solusi jangka panjang. Kita harus lihat situasinya. Kebutuhan 26.828 ton, yang ada cuma 5560 ton. Berarti memang tidak ada pilihan lain. Kita harus pakai Pupuk Non Subsidi, dan itu yang sedang kita bangun komunikasi dengan pihak-pihak terkait Distributor Pupuk Non Subsidi dengan Perbankan, maupun dengan Kelompok Petani di lapangan," papar Bupati Hery.


Ia menyampaikan, hingga saat ini masih banyak Petani yang belum masuk dalam Kelompok Tani. Ia menambahkan, terkait Distributor Pupuk, pihaknya akan melakukan pendekatan hingga masalah kelangkaan pupuk di wilayah tersebut bisa teratasi.


"Karena terkait kelangkaan pupuk sekarang, kita tidak bisa salahkan Distributor, Pengecer, ataupun Penada. Sekarang kita lagi bangun komunikasi dengan Distributor, kira-kira apa masalanya. Saya juga sebagai Pemerintah tidak mau menyalahkan Distributor. Lebih baik kita tanya dulu apa masalanya dan keberatannya di mana, baru kita sama-sama cari jalan keluar bagaimana," tukasnya.


Menurutnya, mencari Distributor pengganti bukanlah hal mudah, dan membutuhkan investasi yang besar. Karenanya, Ia berharap semua pihak dapat bekerja sama dan menunggu hasilnya.