Iklan

Pankrasius Y. Gandung| <br>Penulis<br>
30 Mar 2021, 21.58 WIB
Dana PIPHeadline

Dana PIP Raib dari Rekening Siswa SDI Pelus Ara, Begini Penjelasan Asisten Manager Operasional BRI Ruteng

Asisten Manager Operasional Bank Rakyat Indonesia (BRI) Ruteng, Hendrik Meo Kolo. (Foto: Pankra Yoris)





Manggarai Timur, Floreseditorial.com - Asisten Manager Operasional Bank Rakyat Indonesia (BRI) Ruteng, Kabupaten Manggarai, Hendrik Meo Kolo, memberikan klarifikasinya terkait Dana Simpanan Pelajar (SimPel) yang terdebet sebesar Rp 450.000 dari rekening Siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) Pelus Ara.


Para orang tua siswa menduga, ada pihak yang diam-diam telah mengambil Dana Program Indonesia Pintar (PIP) dari rekening SimPel para Siswa SDI Pelus Ara, di Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.


Saat ditemui floreseditorial.com, Selasa (30/3/2021), di Ruang Kerjanya, Hendrik Meo, menjelaskan, tidak ada yang aneh atau janggal terkait penarikan Dana SimPel PIP Siswa SDI Pelus Ara tersebut.


“Dari semua bukti catatan, sebenarnya bukan penarikan, melainkan pengembalian uang ke kas negara. Pengembalian uang ke kas negara bisa tejadi apabila pihak sekolah atau orang tua penerima PIP terlambat melakukan penarikan di bank,” kata Hendrik.


Menurutnya, semua buku rekening tentu memiliki catatan rekening koran, dan dalam rekening koran ada keterangan Pengembalian Uang (PU).


“Terkait transaksi di Buku Rekening SimPel, sebenarnya di tanggal 27 Juni 2018, dan pas cetak yang keluar merupakan hasil akumulasi, sehingga yang keluar seperti yang tertera dalam Buku Rekening SimPel Siswa. Apabila buku dicetak dari tahun 2018 hingga sekarang, tidak termuat seluruhnya,” imbuhnya.


Ia menambahkan, pengembalian uang ke kas negara itu tentu tidak merugikan pihak manapun. 


Pantauan media ini, klarifikasi tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi (Kasie) Kurikulum dan Penilian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Matim, Kosmas D. Ani, Kepala SDI Pelus Ara, Hilarius Baeng, dan salah satu Guru SDI Pelus Ara, Ferdinandus Kotsmos.


Diberitakan media ini sebelumnya, sejumlah Siswa SDI Pelus Ara kehilangan Dana PIP dari Rekening SimPel BRI milik mereka.


Data yang dihimpun media ini, para Siswa tersebut kehilangan dana itu pada 12 Desember 2020 silam, dengan kisaran dana yang terdebet dari rekening secara misterius sebesar Rp 450.000.


Salah seorang orang tua siswa, Ferdinandus Mantu, menyampaikan, hasil print out rekening milik anaknya di BRI menunjukkan bahwa pada Sabtu (12/12/2020) silam, menerima Dana PIP sebesar Rp 1.950.000.


“Namun di hari yang sama, rekening itu terdebet sebesar Rp 450.000. Saya sendiri sampai saat ini tidak tahu siapa yang menarik dana tersebut,” katanya saat diwawancarai media ini, Kamis (25/3/2021).


Ia menambahkan, sisa dana sebesar Rp 1.500.000 ditarik kemudian.


“Hingga saat ini, kami tidak tahu siapa yang menarik dana itu,” katanya.


Menurutnya, selain anaknya, ada beberapa Siswa lain di SDI Pelus Ara yang kehilangan dana secara misterius dari rekening mereka.


Sejumlah orang tua siswa itu mengaku, mereka tidak pernah melakukan penarikan dana dari rekening, namun aliran dana dari rekening para Siswa itu raib begitu saja.