Iklan

Redaksi Flores Editorial
16 Mar 2021, 15.22 WIB
News

Demi Meminimalisir Banjir di Mbay, Anggaran Miliaran Rupiah Dikucurkan BPBD Nagekeo

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Agustinus Pone (Foto: FEC Media/Peter)

Nagekeo, Floreseditorial.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat alokasi dana hibah tahun anggaran 2021.


Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nagekeo, yang diperuntukan membiayai item pekerjaan saluran pengarah air dari Civic Center hingga wilayah pantai Desa Nangadhero.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Agustinus Pone, mengatakan dana hibah tersebut dianggarkan untuk pembangunan saluran pengarah air dalam meminimalisir potensi banjir di wilayah Kota Mbay dengan jumlah Rp 12 Miliar.


"Kita kali ini tidak ada biaya, cuma untuk kegitan rutin. Biaya program hanya 12 Miliar dari dana hibah untuk bangun darainase dari Rewokoli, (Kompleks Civic Center) lewat kali Guruaga sampai ke bawah Nangadhero," ujar Agustinus Pone, kepada media saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/03/2021) siang.


Ia menambahkan, paket pekerjaan saluran pengarah air tersebut saat ini, sementara dalam proses tender di LPSE Kabupaten Nagekeo untuk menemukan Penyedia pekerjaan konstruksi pada proyek saluran itu nantinya.


Diketahui, berdasarkan data LPSE Kabupaten Nagekeo, Paket pekerjaan Pembangunan saluran pengarah Civic Center - Nangadhero yang didaftarkan sejak 03 Maret 2021, telah memasuki tahap pembuktian kualifikasi yang diikuti oleh 21 peserta tender .


Laporan: Peter