Iklan

FEC Media
29 Mar 2021, 14.04 WIB
Headline

DPRD Minta Kadis PUPR Manggarai Dicopot

Susana Rapat Aktual DPRD Manggarai dengan Pemda Manggarai. (Foto: Valerius Isnoho)




Manggarai, Floreseditorial.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Thomas Edison Rihione, meminta Bupati dan Wakil Bupati (Wabub) Manggarai untuk mengganti Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai.


Hal itu disampaikan Anggota DPRD Manggarai, Edison Rihi, saat Rapat Aktual dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai, Senin (29/3/2021).


Ia juga menyoroti terkait dicoretnya Surat Keputusan (SK) pertama, karena adanya rekomendasi dari Komisi C.


"Rekomendasi apa. Jangan kamu buat itu ketika terjadi dinamika di lapangan, kemudian diserahkan ke kami di Komisi C. Enak betul, Bapak. Pak Kadis PUPR, saya minta di dalam menjalankan tugas dan fungsi, baca baik-baik aturan. Dan saya minta juga baca baik-baik Petunjuk Teknis (Juknis), supaya tidak terjadi hal demikian," ungkap Politisi Partai Hanura itu.


Edi Rihi menyampaikan, Perekrutan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) oleh Dinas PUPR yang kedua telah dilaksanakan. Ia meminta agar Pemda Manggarai menunjukkan Juknis yang menyatakan bahwa Perekrutan TFL itu bisa dilakukan pihak ketiga.


"Jangan sampai kemudian ada pertanyaan terkait Perekrutan TFL yang kedua ini, lalu dengan gampang Kadis PUPR membatalkan lagi. Ini pemerintah baru, jangan sampai rakyat melihat bahwa Bupati dan Wabup ada main mata. Jangan Pak, ini pemerintah sedang kita jaga supaya mimpi-mimpi pemuda dan mimpi-mimpi rakyat dapat terwujud di sini. Sekali lagi saya sampaikan, kalau Kadis PUPR Manggarai terus bermain-main, saya minta Kadis PUPR harus diganti, kalaupun ini bukan hak saya," tegas Edi Rihi.


Ia menambahkan, Perekrutan TFL menggunakan pihak ketiga itu, untuk menunjukkan independesi.


"Dimana independensinya kalau Ketua Panitia Seleksi (Pansel) itu Ketua Partai Perindo, yang notabene merupakan salah satu Partai Pengusung Paket Hery-Heri.

Jangan sampai rakyat menilai, Hery-Heri bermain di sini," tukasnya.


Laporan: Valerius Isnoho.