Iklan

Redaksi Flores Editorial
27 Mar 2021, 23.01 WIB
Headline

Hiruk Pikuk Pansel TFL di Manggarai, Heri Ngabut Mulai Naik Pitam

 

Wakil Bupati Manggarai, Heribertus Ngabut. (Foto: Ist)



Manggarai, Floreseditorial.com - Hiruk pikuk Perekrutan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendapat sorotan.


Wakil Bupati (Wabup) Manggarai, Heribertus Ngabut, mulai naik pitam dengan Perekrtutan TFL Program Pamsimas dan Sanimas oleh Dinas PUPR Kabupaten Manggarai. Ia menyebutkan, sampai saat ini, kegiatan tersebut belum dilaporkan secara resmi kepadanya.


“Kita juga belum tahu dari mana anggarannya. Mestinya harus disampaikan. Perekrutan ini tentu membebani keuangan melalui APBD atau APBN atau dari mana? Ini penting, perlu lapor kepada Bupati atau paling tidak kepada Wakil Bupati, supaya kita bisa koordinasi lebih lanjut soal ini sudah on the track,” ujar Wabup Heri, kepada Wartawan, Jumat (26/3/2021) siang.


Mengutip gerbangkota.com, proses seleksi TFL itu, kata Wabup Heri, harus benar-benar transparan dan mengikuti aturan. 


“Harus transparan dari sisi proses, yang lulus, ya lulus. Yang tidak lulus jangan dibikin lulus dan hasilnya harus diperlihatkan kepada masyarakat, terutama kepada peserta. Apa indikator kelulusan, mekanisme yang digunakan seperti apa? Diperlihatkan pointnya, standar lulus seperti ini. Karena semakin kita tutup, itu yang membuat rakyat itu marah. Dia mau buka, ada apa sebenarnya?,” tegas Wabup Heri Ngabut geram.


Ia mengaku, pihaknya telah berulang kali mengingatkan bahwa dalam melaksanakan tugas harus profesional.


“Jadi berulang-ulang saya omong. Ciri pelaksanaan tugas yang profesional itu, pertama, bertanggung jawab kepada Tupoksi. Kedua, tahu aturan. Dan ketiga, tahu diri,” tegas Heri Ngabut.