Iklan

Rian Laka
31 Mar 2021, 21.44 WIB
News

Pembangunan Infrastruktur di Ende 'Tersandra' Covid-19

Bupati Ende, Djafar Achmad, bersama Sekretaris Daerah, Agustinus G. Ngasu, saat pembahasan Musrembang RKPD Tingkat Kabupaten Ende Tahun 2021, di Ruang Pertemuan Kantor Bupati Ende, Rabu (31/3/2021). (Foto: Rian Laka)




Ende, Floreseditorial.com - Pembagunan infrastruktur di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) tertunda karena pemerintah setempat tengah menangani pandemi covid-19 dan dampaknya. 


Hal itu sisa Bupati Ende, Djafar Achmad, saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tingkat Kabupaten Ende Tahun 2021, bertempat di Kantor Bupati Ende, Rabu (31/3/2021).


"Cukup besar anggaran yang di refocusing dan realokasi untuk tangani pandemi covid-19, maka pembangunan infrastruktur belum bisa maksimal atau tertunda," ungkap Bupati Djafar.


Ia menjelaskan, pada tahun 2022 mendatang, perencanaan pembangunan difokuskan kembali untuk peningkatan pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta menggerakkan kembali roda perekonomian melalui penuntasan pembangunan infrastruktur, dalam upaya mengatasi permasalahan ekonomi dan sosial yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.


Menurutnya, menyikapi sistem penyelenggaraan pemerintahan saat ini yang berbasis elektronik, dimana semua proses perencanaan penganggaran mulai dari tingkat desa sampai provinsi menggunakan aplikasi Online Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Bupati Djafar, menegaskan kepada Kepala Desa, Lurah, Camat dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah tersebut, agar mampu menyesuaikan budaya kerja dengan sistem digitalisasi di era industri 4.0 ini.


"Saya minta semua pemimpin, jadilah pemimpin yang berpikiran terbuka, agar cepat merespon perubahan yang terjadi dan bekerja dengan cara-cara yang inovatif serta kreatif, untuk capai hasil yang optimal," ujarnya.


Turut hadir pada kegiatan Musrenbang tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Agustinus G. Ngasu, para Asisten Unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, dan sejumlah perwakilan Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, Tokoh Remaja.