Iklan

Redaksi Flores Editorial
5 Mar 2021, 16.36 WIB
News

Pemda Nagekeo Perbaiki Deker Ambruk di Aesesa

Pekerja tengah memperbaiki deker yang ambruk di Asesa (Foto:Peter)


Nagekeo, Floreseditorial.com - Pembangunan deker pada jalur Aeramo menuju Nangadhero, tepatnya di Pomakeke, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mendapat perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.


Setelah dinyatakan rusak akibat bencana alam beberapa waktu lalu, kini melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Nagekeo, pengerjaan deker pada ruas jalur tersebut kembali dikerjakan melalui program Penanggulangan Bencana Kegiatan Pelayanan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Terhadap Bencana, dengan kontrak Nomor 02/PPK-KONST/PDPA/02/2021 Tahun Anggaran 2020 senilai Rp 149.989.000, yang dikerjakan oleh CV. Bunga Bare dan Konsultan Pengawas CV. Sahwana.


Yakobus, salah seorang warga di sekitar lokasi proyek, ditemui Wartawan di lokasi, mengatakan, jalur tersebut merupakan salah satu jalur strategis yang sering dilalui pengendara roda dua maupun roda empat, sehingga sudah sangat wajar untuk segera diperhatikan pihak pemerintah.


"Memang seharusnya diperhatikan sejak dulu. Jalur ini, orang selalu lewat pergi mandi di air panas, pergi pantai, pergi pelabuhan. mareka yang arah Tonggurambang, Marapokot dan Nangadhero, selalu lewat jalur ini menuju rumah sakit atau ke Danga. Ini jalur strategi. Maka mereka sebenarnya perhatikan duluan ini deker dari kemarin-kemarin," kata Yakobus, Jumat (5/3/2021) siang.


Ia menambahkan, sebelumnya pada titik deker di jalur tersebut sering terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas). Hal itu terjadi pada kebanyakan orang baru, yang baru melintasi jalur tersebut tanpa mengetahui kondisi deker. 


"Dan selama tak diperhatikan, saluran air irigasi menjadi tidak lancar akibat terhambat reruntuhan material deker yang ambruk, sehingga mengganggu pengairan sawah milik warga," jelasnya.


Pihaknya berterima kasih atas perhatian Pemda setempat, yang kembali membangun deker yang sudah ambruk itu.


"Sebagai masyarakat, kami mengucapkan limpah terima kasih kepada pemerintah yang telah memperbaiki plat deker ini. kami berharap perkerjaan ini benar-benar memiliki kausalitas yang baik. Tidak asal jadi," tukasnya.


Kontributor: Peter

Editor: Adrian Paju