Iklan

 


FEC Media | Verified Writer
15 Mar 2021, 08.21 WIB
Hukrim

Polres Mabar Bekuk Tiga Orang Pemilik Sabu, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

 

Ilustrasi (net)

Manggarai Barat, Floreseditorial.com - MAD, IS, dan FFK, berhasil dibekuk Personel Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), karena terbukti memiliki barang terlarang berupa narkoba jenis sabu.


MAD dan IS, ditangkap Polisi di Pelabuhan Ferry Labuan Bajo, pada Selasa (9/3/2021) sekitar pukul 17.30 WITA. Sementara FFK, ditangkap di Jalan Reklamasi, Kampung Air, pada Kamis (11/3/2021) sekitar pukul 20.00 WITA. Dari tangan ketiga pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu.


Kapolres Mabar, AKBP Bambang Hari Wibowo, melalui Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Mabar, AKP Simpronius Naro, kepada Awak Media, Minggu (14/3/2021), mengatakan, kedua tersangka yakni, MAD dan IS, ditangkap sesaat setelah keduanya mengambil narkoba jenis sabu yang disembunyikan di salah satu toilet di dalam kapal, dengan memanfaatkan bungkusan rokok.


"Kedua tersangka ini ditangkap di area parkir pelabuhan," ujar AKP Naro.


Ia menjelaskan, kedua tersangka mengambil barang tersebut di atas kapal, setelah seseorang di Pelabuhan Sape menyimpan barang tersebut pada salah satu toilet di dalam kapal. 


"Mereka diketahui menjalin komunikasi via telepon seluler, untuk memberitahukan tempat penyimpanan barang haram tersebut di atas kapal. Setelah dilakukan pemeriksaan, Petugas Kepolisian menemukan 0,96 gram narkoba jenis sabu dari dalam saku celana kedua tersangka," jelasnya.


Ia menambahkan, sementara untuk pelaku, FFK, Polisi megamankan dua klip plastik narkoba jenis sabu dari tangan tersangka. Selain itu, setelah Polisi melakukan pengembangan penyelidikan, Polisi berhasil menyita barang bukti lain yang diungkapkan oleh pelaku, yakni sebanyak tujuh klip sabu yang tersimpan di rumah pelaku. 


Atas perbuatan tersebut, ketiga pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat 1 J Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 12 tahun penjara.