Iklan

FEC Media | Verified Writer
8 Mar 2021, 14.54 WIB
kebakaranNews

Polres Mabar Selidiki Penyebab Kebakaran di Pasar Lembor, Manggarai Barat

 
Kapolres dan Wakil Bupati Edi Endi saat meninjau lokasi pasar (Foto: Ist)


Mabar, Floreseditorial.com – Kepolisian Resort Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur,masih menelusuri penyebab kebakaran di Pasar Malwatar Lembor pada Jumat (5/3) dini hari. Dalam peristiwa ini 230 unit lapak yang telah dibangun pemerintah Manggarai Barat ludes terbakar.


 "Kepolisian telah mengambil langkah–langkah penyelidikan dan telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo kepada wartawan seperti yang disiarkan secara langsung oleh protokol dan komunikasi pimpinan Setda Kabupaten Manggarai Barat di lokasi kebakaran Pasar Lembor, Jumat 5 Maret 2021.


Ia menegaskan, polisi akan selidiki penyebab kejadian kebakaran ini dan akan tindaklanjuti sesuai hukum dan aturan yang berlaku agar kejadian serupa tidak terjadi kembali, sekaligus sebagai efek jera bagi pelaku dan penyebab terjadinya kebakaran ini.


Ia menjelaskan,  UU telah mengatur, pada pasal 188 KUHP, seseorang yang melakukan pembakaran dengan sengaja serta merugikan harta bahkan nyawa orang lain diancam dengan hukuman 5 tahun penjara.


“Kedepan Polres Manggarai Barat akan selalau berkordinasi dengan Pemerintah Daerah ataupun Dinas terkait yang ada untuk bisa menetukan langkah–langah mengantisipasi terjadinya kejadian seperti hari ini,” jelasnya.


AKBP Bambang Hari Wibowo, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan semua unsur yang telah berupaya untuk membantu masyarakat terdampak kebakaran Pasar Lembor.


“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat yang walaupun baru dilantik Bupati Edistasius Endi telah melakukan kerja nyata turun langsung meninjau lokasi TKP kebakaran ini, hal tersebut membuktikan bahwa Pemerintah dan Forkopimda peduli terhadap masalah yang dihadapi masyarakat,” ucapnya


Kapolres mengatakan dalam rangka mewujudkan Labuan Bajo ibukota Kabupaten Manggarai Barat ini sebagai lokasi Kawasan Wisata Super Premium tentunya pihaknya akan selalu bersinergi bahu–membahu bersama–sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai tupoksi masing–masing.


Selanjutnya, Perwira dengan pangkat dua bunga dipundaknya ini menjelaskan bahwa kebakaran merupakan bencana yang lebih banyak disebabkan oleh kelalaian manusia (human error) dengan dampak kerugian harta benda, stagnasi atau terhentinya usaha, terhambatnya perekonomian dan pemerintahan bahkan korban jiwa.


“Untuk menghindari terjadinya bencana diperlukan pemahaman akan pentingnya mencegah hal-hal yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana kebakaran, antara lain menyiapkan fasilitas pemadam kebakaran baik yang bersifat personal tabung kecil yang dapat diletakkan di tempat usaha maupun rumah. Damkar di lokasi–lokasi strategis yang dapat segera memadamkan api bila skalanya besar, selalu mengecek kondisi instalasi listrik agar selalu dalam kondisi baik,” tutupnya.