Iklan

Redaksi Flores Editorial
17 Mar 2021, 09.43 WIB
Hukrim

Polres Sikka Bekuk Pengguna Sabu Asal Makassar

 

Polres Sikka saat melakukan Konferensi Pers terkait kasus penyalahgunaan narkoba oleh pelaku IM. (Foto: FEC Media)

Sikka, Floreseditorial.com - Jajaran Satresnarkoba Polres Sikka berhasil membekuk pelaku penyalahgunaan narkoba serta Barang Bukti (BB) di Hotel Pelita, di Jln. Jendral Sudirman, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (6/3/2021) lalu.


Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Sikka, Kompol I Putu Surawan, dalam Konferensi Pers di Mapolres Sikka, Selasa (16/3/2021), mengatatakan, pelaku IM (23), seorang laki-laki asal Lahua, Desa Pude, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Slawesi Selatan (Sulsel).


"Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakan bahwa akan ada tindakan penyalahgunaan narkoba, sehingga Anggota Satnarkoba Polres Sikka yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Iptu Mesakh Hetharie, bersama Tim kemudian melakukan penggrebekan di Hotel Pelita Maumere, Kamar No 107," ungkapnya.


Ia menambahkan, para petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku, dan langsung dibawa ke Polrles Sikka guna proses penyelidikan selanjutnya.


Dalam penggerebekan tersebut, Polisi menyita beberapa BB berupa satu buah plastik berisi narkotika jenis sabu, botol plastik berisi air yang ditutupi pipet plastik diduga sbagai bong, HP Vivo Y50, rokok filter, dua buah pemantik, dan dua buah pipet plastik yang diduga sbagai alat skop.


Setelah dilakukan penyelidikan, kata Kompol Surawan, pelaku mengaku memperoleh barang tersebut dari temannya, berinisial Y, yang tinggal di Kota Makassar.


Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 112 Ayat 1 Jo Pasal 127 Ayat 1 huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara, atau denda paling sedikit Rp 800 juta atau paling banyak Rp 8 miliar.


Saat ini, Polres Sikka sedang mengejar pelaku yang membawa barang haram tersebut kepada pelaku IM.