Iklan

Redaksi Flores Editorial
22 Mar 2021, 17.42 WIB
News

Tak Ikuti Anjuran Prokes, Puluhan Warga di Sikka Terjaring Razia

 

Pelaksanaan Operasi Yustisi Gabungan di Kabupaten Sikka, Senin (22/3/2021). (Foto: FEC Media/ Lazarus Nada)



Sikka, Floreseditorial.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali melakukan Operasi Yustisi Gabungan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pihak Kepolisian, pada Senin (22/3/2021).


Kepala Satuan (Kasat) Pol PP dan Damkar Kabupaten Sikka melalui Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-undangan Daerah Kabupaten Sikka, Paskalis Jogo, menyampaikan, Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penerapan dan penegakan hukum Protokol Kesehatan (Prokes), sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus corona atau covid-19.


"Kegiatan kita hari ini dalam rangka penerapan Prokes Covid-19 sesuai Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 28 Tahun 2020, khusus bagi perorangan dan yang lebih khusus lagi adalah bagi pengguna jasa jalan, termasuk pejalan kaki," ungkap Paskalis.


Ia menyampaikan, bagi warga terutama pejalan kaki yang kedapatan tidak menggunakan masker, akan diberika teguran dan peringatan.


Sementara itu, Kepala Bidang Keamanan dan ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Sikka, Yoris Gelo Lodo, mengatakan, akan menindakan tegas bagi siapa saja yang melanggar Prokes Covid-19.


"Jika dikemudian hari yang bersangkutan melakukan pelanggaran yang sama, maka kita akan tindak tegas dengan beri sangsi denda sebesar Rp 100.000," tegasnya.


Pantauan media, sebanyak 82 warga yang terjaring pada razia tersebut langsung diberikan teguran dan surat pernyataan.