Iklan

Redaksi Flores Editorial
9 Mar 2021, 16.51 WIB
News

Tingkatkan Pelayanan Publik, Polda NTT Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat Disabilitas

Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharka Latif, saat membuka Penandatanganan MoU dengan SLB Negeri Kota Raja Kupang. (Foto: Ist)


Kupang, Floreseditorial.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Lotharia Latif, melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Raja Kupang, di Mapolda NTT, Selasa (9/3/2021).


MoU tersebut terkait Pelatihan Bahasa Isyarat Disabilitas di lingkungan Polda NTT Tahun Anggaran 2021.

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut Program Kapolri Bidang Organisasi Transformasi menuju Polri yang Presisi.


“Perlu adanya dukungan program dan kegiatan, yang mengacu pada asas kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas, yang dilaksanakan secara komprehensif dan berkelanjutan, didukung sarana dan prasarana khusus bagi kaum penyandang disabilitas yang memiliki hak yang sama dengan masyarakat pada umumnya. Berdasarkan data dari 22 kabupaten/kota yang ada di NTT, penyandang disabilitas tertinggi berada di Kabupaten Sikka, dengan jumlah 5.892 orang, diikuti oleh Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dengan angka 3.847 orang, dan Kabupaten Sabu Raijua dengan 32 orang penyandang disabilitas,” ungkap Kapolda NTT dalam sambutannya.


Kapolda NTT juga mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Penandatanganan MoU antara Polda NTT dengan SLB itu merupakan langkah awal kepedulian Polri, khususnya Polda NTT, dalam memberikan pelayanan kepada kaum disabilitas.


“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ini langkah awal kepedulian Polri dalam memberikan pelayanan kepada kaum disabilitas. Momentum pelatihan bahasa isyarat ini, merupakan upaya meningkatkan kemampuan Anggota Polri dalam memberikan pelayanan pada masyarakat, utamanya kaum tunarungu,” ungkap Irjen Pol Lotharia Latif.


Ia menambahkan, pelatihan tersebut juga dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan kaum difabel khususnya, yang bertujuan sebagai peningkatan kemampuan, skill Anggota Polri di lingkungan Polda NTT, terutama yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda NTT, Brigjen Pol Ama Kliment Dwikorjanto, Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol. Wisnu Widart, Kepala SLBN Kota Raja Kupang, Ediardus Wahon, dan para Pejabat Utama Polda NTT, beserta para Instruktur dan Personel Polda NTT yang menjadi peserta pelatihan.