SWAPE UP UNTUK MEMBACA ARTIKEL
Aktivitas Vulkanik Gunung Api Lewotobi Meningkat, Bupati Flotim Imbau Warga Tetap Waspada

Iklan

 


Benediktus Kia Assan
21 Apr 2021, 08.26 WIB
Bencana NTTNews

Aktivitas Vulkanik Gunung Api Lewotobi Meningkat, Bupati Flotim Imbau Warga Tetap Waspada

Gunung Api Lewotobi. (Foto: Ist)


Flores Timur, Floreseditorial.com - Bupati Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), Antonius Hubertus Gege Hadjon, mengimbau warga yang bermukim di kawasan sekitar Gunung Api Lewotobi agar waspada terhadap aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi. 


Pasalnya, sejak 20 April 2021 pukul 00.00 WITA, aktivitas Gunung Api Lewotobi yang terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flotim itu menunjukkan peningkatan hingga saat ini. 


Imbauan Bupati Flotim tersebut disampaikan melalui Surat Pengumuman dengan Nomor Diskominfo.480/57/sekrt/2021. Dalam surat tersebut, Bupati Hadjon, mengimbau warga yang bermukim di wilayah Kecamatan Wulanggitang, Kecamatan Ile Bura, Kecamatan Titehena, Kecamatan Demong Pagong, dan Kecamatan Solor Barat, agar tetap waspada. Meskipun menurut penilaian Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi, warga setempat masih dapat beraktivitas seperti biasa.


Imbauan bupati ini disampaikan setelah menerima laporan dari PPGA Lewotobi, yang melaporkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Api Lewotobi sejak 20 April 2021.


Selain itu, masyarakat umum, khusus para pendaki gunung, diperingatkan agar tidak mendaki ke puncak Gunung Api Lewotobi, baik Lewotobi Laki-laki maupun Lewotobi Perempuan. Juga kepada semua pihak, diharapkan agar tetap waspada sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko bencana.


Pengawas PPGA Lewotobi, Fransiskus Xaverius Masan, kepada media ini, Selasa (20/4/2021), melaporkan, telah terjadi lima kali gempa, yakni tiga gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 5.9-12.5 mm selama 10-14 detik, sekali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 10.5 mm, S-P 2.8 detik dan lama gempa 10 detik, dan sekali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 10.5 mm, S-P 70 detik dan lama gempa 230 detik. 


"Terekam adanya peningkatan Gempa Vulkanik sejak tanggal 20 April 2021, pukul 00.00 WITA hingga pagi hari,” beber Frans.


Ia menyampaikan, Badan Metrologi dan Geofisika (BMKG) merekomendasikan agar warga yang bermukim di sekitar Gunung Lewotobi Perempuan, serta para pengunjung/pendaki, agar membatasi aktifitas (tidak berlama lama) dan tidak bermalam di area kawah aktif, serta tidak mendekati lubang tembusan gas yang berada di sekitar kawah, untuk menghindari potensi bahaya gas beracun.


Menanggapi Surat Pengumuman Bupati Flotim itu, sejumlah Pemerintah Desa sekitar Lereng Gunung Api Lewotobi langsung mengambil tindakan. Kepala Desa (Kades) Birawan, Tarsisius Buto Muda, langsung mengerahkan timnya untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat. 


Birawan adalah salah satu desa yang masuk dalam Kecamatan Ile Bura, terletak di sekitar lereng Gunung Api Lewotobi. 


“Surat Bupati Flotim sudah saya umumkan secara luas malam ini, kepada seluruh warga masyarakat Desa Birawan. Semoga semua kita aman dalam perlindungan Tuhan,” ungkap Kades Birawan, melalui pesan WhatsApp kepada floreseditorial.com.


Aksi peringatan dini juga gencar dilakukan salah satu Kepala Dusun (Kadus) di Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang.  


“Tadi kami sudah keliling untuk sampaikan ke masyarakat soal imbauan itu. Semoga kita aman. Intinya harus tetap waspada,” ujar Raymon Blolong, Kadus Dua Desa Hokeng Jaya.


Untuk diketahui, Gunung Api Lewotobi Perempuan terletak di Kabupaten Flotim, NTT, dengan posisi geografis di Latitude -8.5539°LU, Longitude 122.7805°BT dan memiliki ketinggian 1703 mdpl.