Iklan

FEC Media
17 Apr 2021, 21.19 WIB
News

ASIDEWI Hadir di Mabar, Kades Liang Ndara Terpilih Sebagai Ketua DPC

Suasana Rapat Koordinasi Pokdarwis dan Desa Wisata. (Foto: Ist/Ferdy Jemaun)


Manggarai Barat, Floreseditorial.com - Asosiasi Desa Wisata (ASIDEWI) resmi membentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) baru di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (16/4/2021).


Dalam Press Rilis yang diterima media ini, Pembentukan DPC ASIDEWI Mabar tersebut melalui Rapat Koordinasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdariwis). Dalam rapat tersebut, Kepala Desa (Kades) Liang Ndara Kecamatan Mbeliling, Karolus Fitalis, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC ASIDEWI Mabar. Sementara itu, Wakil Ketua DPC dipercayakan kepada Kades Poco Rutang Kecamatan Lembor, Wilfridus Feriyanto, dan Sekretaris dipercayakan kepada Kades Wae Lolos Kecamatan Sano Nggoang, Gerfinus Tommy. 


Salah satu pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NTT, Edo, yang hadir saat kegiatan, menyampaikan, dalam mendukung sektor pariwisata, yang paling dibutuhkan adalah pentingnya sinergitas lintas desa wisata.


“Sinergitas pembangunan pariwisata itu penting untuk dikembangkan, sehingga desa sebagai pusat produksi dan pendukung pariwisata bisa tergarap secara menyeluruh, dalam rantai pasok pariwisata,” jelas Edo.


Menurutnya, sebagai Kawasan Prioritas Pariwisata Nasional, ekosistem pariwisata di desa-desa potensial perlu dikembangkan secara maksimal, sehingga akan nampak terintegrasikan antara infrastruktur, sosial, budaya, dan komoditi, dalam satu sistem tata kelola pariwisata.


Edo menjelaskan, jika integrasi lintas desa sudah terjalin, maka dapat dipastikan akan terciptanya rantai pasok pariwisata antar desa, baik produk wisata maupun komoditas: beras, sayuran, daging, ikan yang dihasilkan desa wisata.


“Menghubungkan rantai pasok antar desa itu penting untuk dipertimbangkan, sehingga terjalin hubungan saling melengkapi kebutuhan komoditi dan penunjang pariwisata lainnya,” paparnya.


Sementara itu, Fasilitator ASIDEWI Mabar, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Mabar, Agustinus Rinus, dalam sambutannya, mengatakan, Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang sangat buruk terhadap pariwisata di Kabupaten Mabar.


Ia berharap, Pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga roda sektor pariwisata di Mabar dapat kembali bergerak seperti sedia kala. Kepada para Kades juga, Rinus berharap, dapat melakukan penataan terhadap semua potensi yang ada di wilayah masing-masing.


“Penataan potensi itu tidak hanya tentang Sumber Daya Alam (SDA), tetapi juga Sumber Daya Manusia (SDM) yang berada di desa kita masing-masing. Penataan potensi ini penting untuk dilakukan, sebagai modal awal untuk menjadikan wilayah desa sebagai basis ekonomi masyarakat desa,” jelas Kadis Rinus.


Untuk memulihkan kembali kunjungan wisatawan ke Kabupaten Mabar, Agustinus Rinus, menekankan tentang pentingnya kerja sama lintas desa, agar satu desa wisata bisa menjadi penopang bagi desa wisata yang lain. 


“Selama ini kita masih bekerja secara parsial. Mulai sekarang, kita hentikan itu. Mari kita saling bergandengan tangan untuk saling mengisi dan saling berbagi,” tukasnya.