Iklan

Benediktus Kia Assan
4 Apr 2021, 17.05 WIB
Bencana NTTHeadline

Banjir Bandang di Lembata, Tiga Warga Meninggal Dunia

Sejumlah Relawan dan Anggota TNI saat mengevakuasi salah satu korban bencama banjir di Waimatan  Ile Ape Lembata. (Foto: Ben Kia Assan)


Lembata, Floreseditorial.com - Hujan deras lebih dari 12 jam di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Sabtu (3/4/2021) malam, memicu banjir bandang. 


Di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, banjir bandang dari arah Gunung Ile Lewotolok meluap masuk ke pemukiman sejumlah desa. Tiga warga meninggal dunia akibat tertimbun material banjir. Sementara itu, puluhan korban luka lainnya sedang dirawat intensif di RSUD Lewoleba.


Tiga korban meninggal dunia yakni, Bengan Geroda, asal Desa Amakaka, Kewa Begu dan Bunga berasal, asal Desa Tanjung Batu, Kecamatan Ile Ape. Jenazah Ketiga korban saat ini disemayamkan di kamar jenasah RSUD Lewoleba. Sementara itu, puluhan korban luka lainnya juga tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Lewoleba. 


Korban bencana banjir yang mengalami cidera, banyak yang dievakuasi ke RSUD Lewoleba. PMI Kabupaten Lembata turut memberikan bantuan di RSUD Lewoleba, dengan memberikan selimut kepada korban yang baru tiba dari lokasi banjir tersebut.


Sementara di Kecamatan Ile Ape, luapan banjir bandang masuk ke pemukiman warga di sejumlah desa, mulai dari Desa Waowala, Tanjung Batu, Lamawara, Amakaka, Bunga Muda, hingga Desa Napasabok. Sementara desa-desa yang terdampak banjir bandang di Ile Ape Timur antara lain Desa Jontona, Desa Lamawolo, Desa Lamaau, dan Desa Waimatan. 


Di Desa Lamawolo-Ile Ape Timur, luapan banjir memaksa warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, sejak Sabtu malam saat kejadian. Warga di Desa Jontona juga terpaksa mengungsi ke Desa Todanara, akibat banjir bandang disertai aliran lahar dingin dari puncak Gunung Ile Lewotolok. 


Saat ini, Tim Tanggap Darurat Bencana (TDB) Banjir sedang melalukan aksi penyelamatan, assessment dan evakuasi warga ke tempat yang aman. Tim pencarian dan penyelamatan melibatkan unsure Relawan, TNI, Polri dan warga, yang masih terus melakukan pencarian korban yang tertimbun material. 


Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata telah membangun Posko TDB Banjir di Kantor Lurah Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan.