Iklan

FEC Media
13 Apr 2021, 18.14 WIB
News

Enam Hotel di Labuan Bajo Terima Anugerah Lingko Award 2021

Penyerahan Surat Keputusan Penghargaan Pilot Projek Lingko Award 2021 dari Kadisparbud Kabupaten Mabar kepada salah satu peraih Lingko Award 2021. (Foto: Ist/Ferdy Jemaun)


Manggarai Barat, Floreseditorial.com - Sebanyak enam hotel di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) ditetapkan sebagai penerima anugerah Pilot Projek Lingko Award 2021, bertempat di Restoran Prima Rasa, Kompleks Bandara Udara Komodo Labuan Bajo, pada Selasa (13/4/2021).


Lingko Award 2021 merupakan ajang yang diprakarsai oleh Sustainable Tourism (SusTour) Swisscontact Indonesia, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kabupaten Mabar, untuk memberikan penghargaan terhadap akomodasi perhotelan yang menerapkan pengelolaan dengan prinsip berkelanjutan. 


Enam hotel yang ditetapkan sebagai penerima Pilot Projek Lingko Award 2021 yakni tiga hotel berbintang masing-masing The Jayakarta Suites Komodo Flores (kategori silver), Plataran Komodo Beach Resort (kategori Silver), dan Inaya Bay Komodo (kategori Bronze). Sedangkan tiga hotel non bintang lainnya yakni, Hotel Flamingo Avia Bajo (kategori Silver), Hotel Seaesta Komodo (katregori Bronze), dan La Cecile Hotel and Café (katregori Bronze).



Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Mabar, Augustinus Rinus, menjelaskan, keenam hotel yang menerima anugerah Pilot Projek Lingko Award 2021 itu ditetapkan oleh Panitia, setelah melewati beberapa tahapan yang ditentukan, mulai dari seleksi adaministrasi hingga penilaian teknis oleh Tim Assesor yakni, Akademisi dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Wisnu Rahtomo, Akademisi dari Universitas Elbajo, Gregorius A. Berybe, dan Praktisi Budaya Manggarai, Gabariel Gampur.



“Tim Assesor ini kita pilih dengan sangat cermat. Bahkan memakan waktu yang lama. Mereka adalah Praktisi dan Akademisi yang independensinya tidak bisa diintervensi, dan kredibilitasnya sudah sangat teruji,” ungkap Rinus.


Ia menyampaikan, proses penilain hingga penetapan penerima award pun dilaksanakan dengan kombinasi metode dan tahapan yang terdiri dari pendaftaran kandidat peserta, seleksai pra-kriteria kandidat peserta, penilaian diri oleh peserta, evaluasi penilaian diri oleh panitia, kunjungan dan konfirmasi lapangan oleh Tim Assesor, penilaian hasil kunjungan dan keputusan akhir oleh Panitia.


Kepada SusTour Swisscontact Indonesia, Kadis Rinus, menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terjalin sangat baik hingga ajang tersebut berhasil diselesaikan sampai tahap akhir. Terima kasih yang sama juga disampaikanya untuk pihak hotel yang telah dengan rela mengikuti ajang itu. 


“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Assesor, Panitia dan semua pihak yang dengan caranya masing-masing telah menyukseskan penyelenggaraan Lingko Award 2021 ini,” katanya.


Ia berharap, semua hotel yang ada di Labuan Bajo dapat mengikuti Real Lingko Award yang diselenggarakan pada bulan Juni 2021 mendatang, sebab yang mengikuti Pilot Projek Lingko Award kali ini hanya beberapa hotel yang dipilih secara acak oleh Panitia dari Disbudpar Kabupaten Mabar.


Atas dasar pertimbang itu, lanjut Kadis Rinus, maka penghargaan yang diberikan kepada peraih Pilot Projek Lingko Award tersebut hanya berupa Surat Keputusan Kadisparbud Kabupaten Mabar, sedangkan Plakat dan Piagam Penghargaan akan diberikan bersamaan dengan pemberian penghargaan kepada peraih ajang Real Lingko Award.


“Real Lingko Award ini akan kita laksanakan pada bulan Juni yang akan datang. Jika tidak ada halangan, maka kita akan gelar launching-nya pada akhir bulan Mei ini. Plakat dan Piagam Penghargaan akan kita serahkan pada tanggal 17 Agustus 2021, bersamaan dengan penyerahan penghargaan kepada peraih Lingko Award 2021,” terangnya.


Ia menambahkan, Lingko Award akan dijadikan program rutin Disparbud Kabupaten Mabar. Dengan demikian, maka ke depan, Lingko Award tidak hanya berlaku untuk akomodasi perhotelan, tetapi juga untuk semua akomodasi wisata seperti restoran dan lain sebagainya. 


Sementara itu, Deputy Project Manager–Sektor Manager Policy and MRM SusTour-Swisscontact Indonesia, Fery Sabam, melalui virtual dari Bali, menyampaikan terima kasih kepada Kadisparbud Kabupaten Mabar yang telah menangkap peluang untuk kemudian dijadikan sebagai program rutin Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mabar.


"Semoga Lingko Award ini bisa berdampak positif pada reputasi Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Premium. Apalagi jika Pilot Projek yang diselenggarakan saat ini bisa diduplikasi sesempurna mungkin pada ajang Real Lingko Award yang digelar secara mandiri oleh Pemda Kabupaten Mabar melalui Disparbud Kabupaten Mabar," ungkap Fery.


Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kadisparbud Kabupaten Mabar, Augustinus Rinus, bersama Sekretaris Disparbud dan sejumlah Staff, Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Mabar, Sebastian Pandang, perwakilan pihak hotel yang menerima penghargaan, serta perwakilan SusTour-Swisscontact Indonesia Labuan Bajo.


Hadir pula secara virtual, Deputy Project Manager – Sektor Manager Policy and MRM SusTour-Swisscontact Indonesia, Fery Samosir, Deputy Project Manajer–Sector Manager Business and TVET Development SusTout-Swisscontact Indonesia, Christina Laschinger, dan Environment Consultant SusTour-Swisscontact Indonesia, Paula Cannuciari.